
Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Barat Daya (Abdya), Gusvizarni meninjau langsung pelaksanaan hari pertama sekolah tahun ajaran 2026/2027 di kabupaten setempat, Senin (13/7/2026).
Adapun sekolah yang dikunjungi Disdikbud Abdya, meliputi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12 Susoh, SDN 2, 6 dan 10 Babahrot, serta sekolah lainnya di bawah naungan Pemerintah Abdya.
Kepala Disdikbud Abdya, Gusvizarni mengatakan, peninjauan pelaksanaan hari pertama sekolah tersebut merupakan langkah untuk memastikan kelancaran Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta kesiapan sarana dan tenaga pendidik sejak hari pertama sekolah.
Menurut pantauan di lapangan, katanya, wali murid sangat antusias mengantar anak-anak mereka pada hari pertama sekolah.
“Alhamdulillah, wali murid sangat antusias mengantar anak-anak mereka hari ini. Kita berharap hal ini terus berlanjut, sehingga terjalinnya kerja sama antara pihak sekolah dengan wali murid,” harapnya.
Menurut Gusvizarni, wali murid memiliki peran sebagai mitra utama sekolah dalam pendidikan anak.
“Tidak hanya guru, mereka (wali murid) juga bertugas memantau perkembangan akademik, karakter, dan menjadi penghubung aktif dengan guru agar proses belajar anak berjalan optimal. Maka peran aktif wali murid sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan,” ucapnya.
Ia mengajak wali murid kedepannya dapat menjalin komunikasi dua arah dengan guru untuk mengevaluasi perkembangan siswa.
“Sebab, proses pendidikan ini tidak hanya bergantung pada guru semata. Namun, wali murid juga perlu mengawasi dan memberikan dukungan emosional, rasa aman, dan semangat agar anak memiliki kesehatan mental yang baik dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan akademis,” ujarnya.
Gusvizarni juga menekankan agar guru tetap menjaga profesionalisme dalam mendidik. Sebab, guru berperan sebagai ujung tombak pembentuk masa depan siswa.
“Guru harus mampu mentransfer ilu, membentuk karakter, pembimbing, pengarah, motivator, dan evaluator yang mengukur perkembangan belajar siswa. Semoga tahu ajaran baru ini membawa perubahan besar di dunia pendidikan kita,” pungkas Gusvizarni.



