Abrasi di Kedai Palak Kerambil Abdya, Kepala BPBD: Perlu Solusi Permanen dari Pemerintah

Analisaaceh.com, Blangpidie | Abrasi akibat gelombang laut di Gampong Kedai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Abdya berdampak pada sejumlah bangunan dan rumah warga di sekitar.

Sejumlah bangunan milik warga turut rusak dihantam gelombang, bahkan tanggul penahan gelombang turut hancur pada Sabtu (9/5).

Kepala BPBD Abdya, Amiruddin saat dikonfirmasi Analisaaceh.com mengakui kerasnya gelombang di daerah tersebut. Salah satunya karena adanya musim barat di setiap tahunnya.

“Ini dikarenakan adanya musim barat sehingga gelombang besar di daerah itu” kata Amiruddin pada Minggu (10/5/2020).

Amiruddin menyebutkan, bahwa abrasi tersebut sering terjadi pada musim-musim tertentu. Sehingga mengakibatkan tanggul pembatas turut roboh dihantam gelombang.

“Abrasi ini sering terjadi, sehingga mengakibatkan tembok pembatas penahan abrasi sudah mulai berjatuhan,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah mengajukan kepada Pemerintah Aceh, namun belum dapat disetujui untuk di realisasi.

“Perlu adanya solusi permanen dari pemerintah, hanya saja belum adanya persetujuan dari pihak Provinsi,” ungkapnya.

Sebelumnya, sambung Amiruddin, untuk mengatasi abrasi juga pernah dibuat infrastruktur buatan dengan menggunakan karung. Namun hal itu tak bertahan lama dan hancur kembali.

“Sudah pernah adanya infrastruktur buatan dengan menggunakan karung, namun solusi itu tidak bertahan lama, sehingga perlu adanya solusi permanen dan juga perlu melibatkan tenaga ahli,” pungkas Amiruddin.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Komentar
Artikulli paraprakOPPO A92 Resmi Dirilis, Berikut Spesifikasi Lengkap dan Harganya
Artikulli tjetërMobil Tangki CPO Terbalik di Aceh Selatan, Minyak Berserakan ke Jalan