ANALISAACEH.COM, CALANG | Terkait KEK Barsela belakangan ini menjadi pembicaraan hangat di publik. Tarik ulur dan lobi-lobi siapa yang akan menjadi pemenangnya sedang berlangsung. Terbaru, dalam pertemuan Forbes DPD dan DPR RI Perwakilan Aceh juga menyatakan dukungan untuk terwujudnya KEK Barsela.
Mahasiswa Asal Aceh Jaya, Mauly Harisman kepada Analisaaceh.com mengatakan bahwa, di pesisir Barat Selatan Aceh, Kabupaten Aceh Jaya yang paling tepat untuk menjadi lokasi KEK Barsela, dengan alasan bahwa Aceh Jaya merupakan pintu masuk Barsela Aceh dan didukung oleh sarana dan prasarana yang ada.
“Ketika kita menuju Barsela Aceh, maka kita menginjak kaki pertama di Kabupaten Aceh Jaya. Maka sangat tepat sekali ketika Aceh Jaya menjadi lokasi KEK Barsela,” ujar Mauly.
Menurut Mauly, dalam hal infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya, Aceh Jaya sudah benar-benar siap menyambut KEK Barsela.
“Aceh Jaya punya pelabuhan yang kedalaman alaminya mencapai 15 meter, dan jika Aceh Jaya menjadi lokasi KEK Barsela tentu pelabuhan ini nantinya menjadi penyangga dan pintu masuk Barsela Aceh,” jelas Mauly, mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Pasie Raya ini.
Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, Drs. H. T. Irfan TB ketika dimintai keterangannya juga mengatakan bahwa, Aceh Jaya optimis terpilih sebagai lokasi KEK Barsela, apalagi beberapa bulan yang lalu Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah juga mengatakan bahwa Aceh Jaya selangkah lebih maju dalam menyambut KEK Barsela.
“Kita sangat optimis dengan upaya-upaya yang kita lakukan,” ucap Irfan TB.
Dalam upaya menyambut KEK Barsela tersebut, pihaknya fokus dan mengedepankan infrastruktur dan sarana pendukung lainnya.
“Persiapan kita adalah infrastruktur dan sarana pendukung yang kita ke depankan,” ungkap Bupati.
Irfan TB juga menambahkan, pada tahun 2020 ini pihaknya akan membangun infrastruktur kluster nilam dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Aceh sebesar Rp 8,5 Milyar.
“Intinya kita optimis dan kita akan berbenah menuju KEK Barsela. Tahun 2020 Aceh Jaya akan berbenah menuju KEK Barsela,” cetusnya.
Dirinya juga menjelaskan, dari sektor kemaritiman, Pelabuhan Aceh Jaya sudah menjadi pelabuhan Internasional. Hal ini dibuktikan dengan sudah berlangsungnya Impor dan ekspor di pelabuhan tersebut.
“Pelabuhan Calang sebagai pelabuhan Internasional yang sudah mengekspor CPO ke India, dan juga sudah menjadi tempat bongkar muat tiang pancang keperluan PLTU Nagan Raya yang diimpor dari China,” pungkas Irfan TB.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyatakan persoalan LGBT (lesbian, gay, biseksual,…
Analisaaceh.com | Mimpi melanjutkan studi doktoral (S3) ke luar negeri kerap kali dibayangi oleh tembok…
Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler…
Analisaaceh.com, Nagan Raya | Sebanyak 125 siswa di sekolah dasar (SD) Negeri 1 Beutong masih…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Persada Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil mencatat sejarah baru setelah melaju…
Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Tim Dia-Bencana (Diabetes Bencana) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar edukasi kesehatan…
Komentar