Categories: NEWS

Agen dan Pembeli Chip Domino di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Idi | Polisi berhasil meringkus agen dan pembeli Chip Higgs Domino di Desa Buket Pala, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur pada Selasa (28/9/2021) malam.

Kedua pelaku masing-masing berinisial IG (35) dan RZ (30) yang merupakan warga setempat. Selain itu Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa Chip Domino dan sejumlah uang tunai.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K mengatakan, pengungkapan itu bermula dari informasi bahwa di wilayah hukum Polsek Ranto Peureulak marak terjadinya tindak pidana jarimah maisir jenis Higgs Domino Island hingga menimbulkan keresahan bagi lingkungan sekitar.

“Memperoleh informasi tersebut kemudian anggota Polsek Ranto Peureulak melakukan penyelidikan dan ternyata memang benar terdapat counter ponsel yakni Indra Ponsel yang dijadikan sebagai tempat penjualan chip Higgs Domino Island,” kata Kapolres dalam konferensi pers pada Rabu (29/9/2021).

Kemudian pada Selasa (28/9) pukul 21.00 WIB, petugas sempat melihat pelaku RZ sedang melakukan transaksi pembelian chip pada counter ponsel tersebut yang merupakan milik pelaku IG.

“Anggota kemudian melakukan pemeriksaan handphone kedua pelaku dan terdapat bukti transaksi jual beli chip Higgs Domino Island. Para pelaku mengaku tentang transaksi yang baru saja dilakukannya,” jelas AKBP Mahmun.

Kapolres mengatakan, modus permainan ini dengan menjadikan uang sebagai taruhannya yang terlebih dahulu mengisi atau membeli chip dengan harga beli per 1B sebesar Rp 70 ribu.

Dalam penangkapan itu turut diamankan barang bukti berupa satu handphone berisi riwayat transaksi penjualan chips Higgs Domino Island melalui aplikasi akun dana yang merupakan milik pelaku IG, uang tunai sejumlah Rp 2.663.000 hasil penjualan chips Domino Island milik pelaku IG.

“Juga ada satu unit Handphone yang di dalamnya terdapat pesan pembelian chips Domino sebanyak 1B yang merupakan milik pelaku RZ dan uang tunai sejumlah Rp 300 ribu yang diduga uang milik pelaku RZ yang akan digunakan untuk membeli chips”, sebut Kapolres.

Atas perbuatannya kedua pelaku dipersangkakan dengan pasal 18 junto pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum Jinayat dengan ancaman uqubat ta’zir paling banyak 12 kali cambuk atau denda paling banyak 120 gram emas murni atau penjara 12 bulan.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

8 jam ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

9 jam ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

11 jam ago

Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Tabrak Pembatas di Tol Sigli–Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi BL 8235 DN mengalami…

11 jam ago

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

2 hari ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

2 hari ago