NEWS Akibat Hujan Deras, Jalan Nasional di Abdya Terendam Banjir

Akibat Hujan Deras, Jalan Nasional di Abdya Terendam Banjir

Kondisi badan jalan yang tergenang air di Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya akibat hujan deras yang mengguyur kabupaten setempat, Kamis (13/8/2026). Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com

Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak Kamis (13/8/2026) sore hingga malam hari. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah ruas jalan lintas Nasional di Kecamatan Babahrot terendam banjir.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, genangan air terjadi di kawasan Gampong Pante Rakyat dan Pante Cermin. Air hujan menggenangi badan jalan setelah saluran pembuangan yang tidak mampu menampung debit air hujan yang terus meningkat.

Ketinggian air dilaporkan terus bertambah karena hujan masih mengguyur sejumlah wilayah di kabupaten Abdya. Kondisi ini membuat pengendara yang melintas dikawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan.

Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya, Mukhsin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Mukhsin juga mengingatkan warga agar tetap siaga, khususnya bagi masyarakat yang bermukim dikawasan rawan bencana.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang tinggal di kawasan-kawasan rawan bencana, menyusul tingginya curah hujan sejak sore tadi,” kata Mukhsin, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir luapan, tanah longsor, termasuk pohon tumbang.

“Mengingat curah hujan tinggi, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, bantaran sungai, dan kawasan yang sering tergenang. Apalagi peningkatan curah hujan dapat terjadi kapan saja,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat secara berkala memantau kondisi lingkungan sekitar, memastikan saluran air tidak tersumbat, kondisi pepohonan yang menjulang tinggi, serta segera melaporkan potensi bahaya kepada pihak terkait.

Selain itu, ia juga meminta warga yang berada di dekat sungai agar tidak melakukan aktivitas berisiko ketika hujan deras turun.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait cuaca dan peringatan dini dari BMKG.

“Dengan kesiapsiagaan bersama, potensi dampak bencana dapat diminimalkan. Masyarakat kita harapkan tetap tenang, waspada, dan menjaga keselamatan diri serta keluarga,” pungkasnya.

Artikulli paraprakUSK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin
Artikulli tjetërUSK dan BRIN Perkuat Dukungan bagi Peneliti dan Pengembangan Riset di Aceh