Categories: NEWS

APBA 2026 Mulai Direalisasikan, Pemerintah Aceh Percepatan Anggaran

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 mulai direalisasikan setelah resmi ditetapkan pada 12 Februari lalu.

Saat ini, seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) telah memasuki tahapan persiapan dokumen dan pelaksanaan kegiatan sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan bahwa proses realisasi anggaran sudah berjalan di berbagai sektor.

“Iya benar, APBA 2026 mulai direalisasikan. Sejak ditetapkan pada 12 Februari lalu, saat ini sudah memasuki tahapan realisasi,” ujar Muhammad, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan, seluruh SKPA kini tengah menyiapkan kelengkapan administrasi serta langkah teknis pelaksanaan kegiatan agar anggaran dapat segera berdampak pada masyarakat.

“Semua SKPA saat ini mulai persiapan dokumen dan pelaksanaan realisasi anggaran sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing,” katanya.

Salah satu bentuk konkret realisasi tersebut, lanjutnya, adalah pelaksanaan Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh di sejumlah wilayah beberapa hari terakhir.

“Pelaksanaan Pasar Murah seluruh Aceh yang digelar oleh Disperindag Aceh atas instruksi Gubernur beberapa hari lalu, itu salah satu bentuk realisasi APBA yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Aceh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muhammad menyampaikan bahwa Gubernur Aceh telah menginstruksikan seluruh jajaran SKPA untuk mempercepat penyerapan anggaran guna mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat.

“Gubernur telah memerintahkan kepada segenap SKPA untuk mempercepat realisasi anggaran supaya kegiatan perekonomian masyarakat di semua sektor bisa bangkit,” ujarnya.

Selain percepatan anggaran, Pemerintah Aceh juga terus melakukan berbagai langkah pemulihan pascabencana bersama pemerintah kabupaten/kota, dengan supervisi dari pemerintah pusat.

“Berbagai langkah pemulihan Aceh pascabencana terus dilakukan oleh Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota di bawah supervisi ekstra Pemerintah Pusat, demi mewujudkan Aceh lebih baik dan bangkit dari bencana ini,” tutup Muhammad.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Jejak Rasa Nangka dari Secangkir Liberika Tangse

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bagi masyarakat Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, kopi panah bukanlah sesuatu yang…

10 jam ago

Fraksi DPRK Abdya Soroti PAD, Temuan BPK hingga Layanan Publik

Analisaaceh.com, Blangpidie | Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) menyampaikan…

10 jam ago

Borong Tiga Gelar, Mahasiswa USK Berjaya di Ajang Nasional INFINITY 2026

Analisaaceh.com , Banda Aceh | Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukir prestasi membanggakan…

10 jam ago

USK dan UNDHAR Perkuat Kemitraan dalam Pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) menandatangani Nota Kesepahaman…

10 jam ago

DPRK Abdya Sepakati Rancangan Pertanggungjawaban APBK Abdya 2025 Jadi Qanun

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyepakati…

10 jam ago

‎Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Analisaaceh.com, Meulaboh | ‎Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd melantik Dr.…

10 jam ago