Bank Aceh Syari’ah Sudah Bereh, Tapi Masih Harus Berbenah

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Secara keseluruhan, keadaan Kantor Bank Aceh Syari’ah sudah menerapkan Gerakan Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau atau Bereh seperti yang diinstruksikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Hal tersebut tampak dalam pengamatan tim Humas dan Protokol Setda Aceh, hari ini Selasa (10/3/2020). Sesuai dengan perintah Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menugaskan tim Humpro untuk meninjau penerapan Gerakan Bereh di sejumlah Kantor Bank Aceh Syari’ah kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar.

Ada lima kantor yang ditinjau oleh Tim Humpro, yaitu Kantor Pusat Operasional Bank Aceh Syari’ah, Lampriet. Kantor Cabang BAS Kota Banda Aceh, Kantor Kas BAS Lampeuneureut, Kantor Cabang Pembantu Lambaro dan Kantor Cabang Pembantu Aneuk Galong.

Secara keseluruhan, kelima kantor tersebut telah menerapkan Gerakan Bereh. Tampak depan kantor sudah Bereh, ruang pelayanan nasabah juga sudah terlihat Bereh. Meja kerja teler juga sudah terlihat Bereh. Selain itu, para personil Satuan Pengamanan dan oara pegawai juga terlihat ramah melayani nasabah.

Mushalla, tempat wudhu dan wastafel juga cukup bersih. Toilet sudah cukup Bereh, bahkan di setiap toilet selalu siaga seorang petugas pembersih. Tempat pembuangan sampah juga sangat baik, karena telah ada pemilahan empat tong sampah untuk jenis samoah berbeda dan telahbtertera di masing-masing tong samoah yang tersedia.

Namun, ada beberapa catatan yang masih harus diperbaiki untuk mendukung kinerja pegawai, agar semakin memberikan pelayanan prima kepada nasabah.

Di KPO BAS, Mushalla sudah bersih namun belum cukup nyaman karena pada arah kiblat tidak ada penutup. Selain itu, tumpukan berkas masih belum tertata dengan baik. Di ruang kerja Bagian Umum dan SDM, meja karyawan belum nyaman, karena masih ada tumpukan berkas dan dokumen di bawah meja karyawan.

Sedangkan di Kantor Cabang BAS Banda Aceh, tumpukan berkas masih bertumpuk di atas lemari, terutama di Ruang Pembiayaan. Di Kantor Kas BAS Lampeuneureut, meja karyawan masih belum bereh karena masih ada tumpukan berkas dan dokumen di bawah meja karyawan.

Sementara itu, di Kantor Cabang Pembantu BAS Lambaro dan Kantor Cabang Pembantu Aneuk Galong, penataan kabel masih belum Bereh. Bahkan di Kacapem Aneuk Galong, masih ada tumpukan berkas di atas lemari dan baguan atas lemari masuh berdebu.

Karo Humpro Setda Aceh menjelaskan, peninjauan ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Aceh melakukan pembenahan di segala bidang. Bank Aceh Syari’ah sebagai Bank daerah serta seluruh institusi di bawah Pemerintah Aceh harus mengaplikasikan dan mensukseskan Gerakan Bereh.

“Sesuai dengan instruksi Plt Gubernur kepada Sekda Aceh, kami jajaran di Pemerintahan siap mendukung mensukseskan Gerakan Bereh, tentu saja sesuai bidang masing-masing. Kenyamanan kerja karyawan sangat diperhatikan oleh pimpinan daerah kita, karena hal ini akan berimbas pada kinerja dan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kami optimis, seluruh institusi dan jajaran di Pemerintahan Aceh siap berbenah dan mengaplikasikan Gerakan Bereh,” ujar Iswanto mantap.

Komentar
Artikulli paraprakTim Penggerak PKK Dukung Program Banggakencana BKKBN Aceh
Artikulli tjetërSaat Senator Menelusuri Pelosok Demi Al-Qur’an Panton Reu