Categories: NEWS

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa di Aceh Besar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan puluhan produk pangan bayi kedaluwarsa saat melakukan intensifikasi pengawasan menjelang Ramadan di wilayah Aceh Besar, Senin (23/02/2026).

Sebanyak 38 item bubur dan biskuit bayi yang tidak layak edar tersebut langsung ditarik dari peredaran untuk dimusnahkan demi melindungi konsumen, khususnya bayi dan balita.

Temuan tersebut diperoleh dalam kegiatan pengawasan terpadu yang menyasar berbagai sarana distribusi, mulai dari toko retail pangan hingga pusat penjualan takjil yang ramai dikunjungi masyarakat selama bulan suci.

Selain melakukan penindakan berupa penarikan produk, petugas juga memberikan pembinaan kepada pelaku usaha agar lebih teliti dalam memastikan masa kedaluwarsa dan kelayakan produk yang dijual.

Ketua Tim Inspeksi Pangan BBPOM Aceh, Endang, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keamanan pangan selama Ramadan.

“Upayakan produk yang diterima dan dijual terdaftar legalitasnya. Kita bersama memastikan pangan yang beredar selama Ramadan aman dan layak dikonsumsi, sehingga masyarakat terlindungi dari produk berbahaya. Momentum Ramadan juga menjadi ladang pahala dalam bekerja dan beramal demi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Pemeriksaan sarana distribusi (sardis) dilakukan terhadap tiga retail di wilayah Aceh Besar. Hasilnya, dua sarana dinyatakan Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) dan satu sarana Memenuhi Ketentuan (MK).

Sementara itu, pengawasan takjil dilakukan di dua titik pusat kuliner, yakni Pasar Lambaro dan Pasar Keutapang. Sebanyak 60 sampel aneka pangan, mulai dari gorengan, mie goreng, tahu goreng, bakso, minuman berwarna hingga cincau diperiksa dengan parameter cemaran boraks, formalin, Rhodamin B, dan Methanyl Yellow. Seluruh sampel dinyatakan memenuhi syarat dan aman dikonsumsi.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang melalui leaflet dan brosur terkait keamanan obat dan makanan. Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, mengimbau masyarakat agar lebih cermat memilih pangan selama Ramadan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu peduli dengan melakukan Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa atau Cek KLIK sebelum membeli takjil maupun pangan olahan. Karena dengan pangan aman, kita bisa menjalankan puasa dengan nyaman,” tegasnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

2 hari ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

4 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

4 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

4 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

5 hari ago