Categories: NEWS

BBPOM Aceh Temukan Dugaan Boraks pada Tiga Sampel Kerupuk di Warkop

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan dugaan kandungan boraks pada tiga sampel kerupuk hasil pengawasan pangan di sejumlah warung kopi di Kota Banda Aceh, Senin (27/7/2026).

Temuan tersebut diperoleh dalam kegiatan Sanger Ureueng Aceh, program pengawasan keamanan pangan yang menyasar lima warung kopi di Banda Aceh. Dari kegiatan itu, petugas mengambil 10 sampel pangan untuk dilakukan uji cepat.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tiga sampel kerupuk diduga mengandung boraks. Untuk memastikan hasil tersebut, sampel telah dibawa ke Laboratorium BBPOM Aceh guna menjalani uji konfirmasi.

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, mengatakan hasil laboratorium akan menjadi dasar penentuan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan pengujian, petugas juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha mengenai penerapan higiene dan sanitasi, penggunaan bahan pangan yang aman, serta pentingnya menggunakan produk yang telah memiliki izin edar.

“Kehadiran BBPOM bukan untuk mencari kesalahan, tetapi mendampingi pelaku usaha agar mampu menerapkan praktik keamanan pangan yang baik sehingga konsumen merasa aman dan nyaman,” kata Riyanto.

Ia mengingatkan penggunaan bahan berbahaya seperti boraks dalam pangan dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara terus-menerus.

” Karena itu, pelaku usaha harus menggunakan bahan baku yang memenuhi ketentuan dan memastikan produk yang diperdagangkan berasal dari sumber yang legal,”paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satuan Karya Pramuka POM (SAKA POM) turut memberikan edukasi kepada pemilik warung kopi mengenai keamanan pangan, termasuk penerapan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) terhadap produk pangan olahan yang digunakan.

BBPOM Aceh menyatakan pengawasan pangan akan terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan keamanan pangan di sektor kuliner, termasuk warung kopi yang menjadi salah satu ikon Kota Banda Aceh.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

2 hari ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

4 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

4 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

4 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

5 hari ago