Analisaaceh.com, Blangpidie | Barang atau benda yang tidak terpakai lagi jika dibuang secara sembarangan merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan membuat banyak pihak merasa geram melihatnya.
Seperti halnya masyarakat Desa Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang merasa kesal. Pasalnya tumpukan sampah disepanjang pinggiran jalan wilayah itu membuat pemandangan tidak elok dipandang mata.
Karena kesal, masyarakat setempat memasang papan pengumuman yang berisi ancaman yang mengerikan.
“Ya Allah… Miskinkanlah tujuh turunan mereka yang membuang sampah sepanjang jalan ini. Amin…!!,” tulis di papan tersebut yang tertanda masyarakat Gampong Alue Sugai Pinang.
Kepala Dusun III Desa setempat Muhammad Yazit membenarkan bahwa papan tersebut dipasang oleh pihaknya. Kata dia, papan itu dipasang setelah pihaknya melakukan gotongroyong bersama masyarakat beberapa waktu lalu.
“Iya benar kita yang pasang. Alhamdulillah kini sudah mulai ada perubahan setelah kita pasang papan itu,” kata Yazit saat dihubungi analisaaceh.com. Minggu, (13/10/2019).
Sebelumnya diketahui, sampah sisa rumah tangga di kawasan itu dibuang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Bahkan pihak perangkat setempat sudah berupaya untuk melakukan tangkap tangan oknum yang membuang sampah secara sembarangan.
Dari hasil pengintaian itu, belum ditemukan siapa pelaku yang membuang sampah hingga pihaknya memasang papan himbauan itu.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak penyelesaian sengketa lahan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Aksi unjuk rasa ratusan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Seuneubok Lubok…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan 6.819 produk…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial EPA (45), warga Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, ditangkap…
Analisaaceh.com, Aceh Utara | Sebuah kapal motor yang mengangkut sekitar 10,8 juta batang rokok ilegal…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial NUR (49), warga Desa Setui, Kecamatan Baiturrahman, Banda…
Komentar