Categories: ACEH SELATANNEWS

Bung Jun: Pemda Harus Berdayakan Ekonomi Masyarakat Pinggiran Hutan

Analisaaceh.com, Aceh Selatan | Sebagai salah satu penopang keberlangsungan hidup, kelestarian hutan haruslah dijaga oleh semua kalangan baik Pemerintah maupun masyarakat.

Hal itu sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu tokoh pemuda Menggamat Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan, Junnatan Amin, kepada analisaaceh.com (27/11/2019). Menurutnya saat ini pemerintah harus memerhatiakan masyarat pinggiran hutan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena masyarakat pinggiran hutan berkawajiban untuk menjaga ekosistem dan kelestrian hutan beserta hewan-hewan di sana.

Junnatan mengatakan, bebeberapa tahun belakang, Pemerintah menggenjot regulasi atau aturan-aturan dalam penyelematan hutan dan satwa yang dilindungi, dan itu adalah nilai yang positif. Namun demikian ada satu yang terlupakan, yaitu tidak dibarengi dengan manajemen yang maksimal.

“Kita tidak bisa dengan membuat regulasi atau aturan yang kuat tanpa dibarengi dengan manajemen yang maksmimal, salah satu contoh kita lupa bahwa peran masyarakat pinggiran hutan itu sangat diperlukan,” ujar Bung Jun, sapaan akrab Junnatan Amin

Oleh karena itu, jelas Bung Jun, sudah barang tentu kewajiban Pemerintah untuk meningkatkan program-program tersebut, baik program pemberdayaan ekonomi terhadap masyarakat pinggiran hutan maupun program lainnya, agar bisa bersinergi dengan regulasi yang dibuat Pemerintah.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini, yang sudah berhasil memberikan edukasi dan memberdayakan terhadap masyarakat adalah lembaga USAID_lestari dan Yayasan Orangutan Sumatera YOSL_OIC bekerja sama dengan KPH VI dalam pemberdayaan terhadap masyarakat pinggiran hutan.

“Itu pun baru di Kecamatan kami hanya dua Gampong, yaitu Gampong Koto dan Gampong Lawe Melang Kecamatan Kluet Tengah. Padahal di Kecamatan ini semua Gampong adalah tergolong pinggiran hutan bahkan aksesnya Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL),” jelas bung Jun, yang juga sebagai Ketua Pemuda Menggamat.

Sebab itu pihaknya berharap Pemerintah Aceh, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan agar lebih serius dalam menjaga pelestarian hutan tersebut, karena tidak semata-mata hanya menghandalkan regulasi yang dibuat, tetapi dibarengi dengan tindakan pemberdayaan terhadap masyarakat pinggiran hutan.

“Pemerintah juga harus bersinergi dan menjadi mitra-mitra terhadap lembaga-lembaga pemerhati hutan dan satwa, agar hutan tetap terjaga dan lestari, masyarakat pinggiran hutan sejahtera,” pungkas Bung Jun.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

1 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

1 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

1 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

1 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

2 hari ago

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah, Balai Adat, dan Mushola di Gayo Lues

Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…

2 hari ago