NEWS Bupati Safaruddin Lepas Persada Abdya U-17 ke 8 Besar Piala Soeratin...

Bupati Safaruddin Lepas Persada Abdya U-17 ke 8 Besar Piala Soeratin di IKN

upati Abdya, Safaruddin menyaksikan Ketua KONI Abdya Zulkarnaini saat menyerahkan bendera petaka Persada Abdya kepada Ketua Tim Persada Zulpan yang berlangsung di Pendopo Bupati Abdya, Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Senin (12/10/2026). Foto: Ist

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin resmi melepas keberangkatan skuad Persada Abdya U-17 untuk bertanding pada babak 8 besar Piala Soeratin tingkat nasional di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim).

Pelepasan tim berjuluk Laskar Teungku Peukan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Abdya, Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Senin (12/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin menegaskan keberangkatan tim Persada Abdya ke IKN bukan sekedar membawa nama tim, melainkan menjadi kebanggaan masyarakat Abdya sekaligus membawa marwah dan harapan seluruh masyarakat Aceh. Menurutnya, keberhasilan menembus babak 8 besar membuktikan potensi besar pesepak bola muda Abdya di panggung nasional.

Selain itu, sebut Safaruddin, capaian tersebut membuktikan bahwa pemain dari daerah mampu bersaing di level nasional melalui kerja keras, disiplin, dan persiapan yang matang.

“Keberhasilan yang kalian raih hingga hari ini bukanlah sesuatu yang datang secara kebetulan. Menjadi juara tingkat Aceh, kemudian menjuarai Zona I Sumatera, merupakan bukti bahwa latihan, kerja keras, pengorbanan, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus berjuang dapat membawa kalian melangkah semakin jauh hingga ke tingkat nasional,” ujar Safaruddin.

Ia turut mengapresiasi perjalanan Persada Abdya yang berhasil meraih kemenangan 7–0 atas KCT FC Kepulauan Riau dan 2–0 atas Disporasu FC Sumatera Utara.

“Atas pencapaian ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pemain, pelatih, pengurus, serta semua pihak yang telah berkontribusi mengantarkan Persada Abdya sampai ke babak delapan besar nasional,” ucapnya.

Meski demikian, Safaruddin mengingatkan para pemain agar tidak berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih, mengingat persaingan di babak delapan besar akan semakin ketat. Menurutnya, kepercayaan diri harus diiringi dengan kerja keras dan kesiapan menghadapi lawan-lawan tangguh dengan ambisi yang sama untuk menjadi juara.

“Berangkatlah dengan keyakinan bahwa kalian mampu bersaing. Jangan pernah merasa rendah diri karena berasal dari sebuah kabupaten. Di lapangan, yang menentukan bukanlah besar atau kecilnya daerah asal, melainkan kualitas permainan, kedisiplinan, kekompakan, dan keberanian mengambil peluang,” sebut Safaruddin.

Ia meminta seluruh pemain tampil dengan mental pemenang, menjaga kekompakan, serta memanfaatkan setiap peluang selama pertandingan.

“Saya ingin kalian bertanding dengan mental pemenang. Hadapi setiap lawan dengan penuh perhitungan, berikan kemampuan terbaik, dan perjuangkan setiap bola seolah-olah itulah kesempatan yang menentukan. Jika kita ingin meraih hasil besar, maka keberanian harus berjalan bersama kerja keras dan persiapan yang matang,” kata Safaruddin.

Lebih lanjut, sebut Safaruddin, para pemain telah membawa Persada Abdya menjadi kebanggaan Abdya dan Aceh pada Zona Sumatera. Ia mendorong Persada Abdya untuk memasang target lebih tinggi dengan berjuang meraih tiket semifinal hingga final Piala Soeratin.

“Sekarang, bawalah kebanggaan itu ke tingkat nasional. Jangan membatasi cita-cita hanya sampai pada keberhasilan yang sudah diraih. Targetkan kemenangan, perjuangkan tiket ke semifinal dan final, serta bukalah peluang untuk mencatatkan sejarah sebagai kebanggaan Aceh dan Kabupaten Abdya,” ujarnya.

Kepada para pelatih, manajer, dan ofisial, Safaruddin berharap agar terus mendampingi serta mempersiapkan tim secara maksimal.

“Kepada seluruh masyarakat, mari kita iringi perjuangan anak-anak kita dengan doa dan dukungan, agar mereka dapat bertanding dengan sehat, percaya diri, dan memperoleh hasil terbaik,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Safaruddin meminta agar para pemimpin menjaga nama baik daerah, hormati setiap lawan, dan junjung tinggi sportivitas.

“Menanglah dengan terhormat, dan tunjukkan bahwa pemain Persada tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga karakter yang membanggakan.Berjuanglah dengan sungguh-sungguh. Bawa pulang prestasi terbaik. Semoga dari langkah kalian hari ini, lahir sejarah baru bagi sepak bola Abdya dan Provinsi Aceh,” pungkas Safaruddin.

Artikulli paraprakResidivis Curanmor di Banda Aceh Curi HP dan Magic Com Mahasiswi
Artikulli tjetërPemkab Abdya Buka Beasiswa Santri Kurang Mampu dan Berprestasi 2026