Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cahaya Keadilan Rakyat Aceh (YLBH – CaKRA) menyoroti penggunaan Museum Lhokseumawe sebagai tempat kegiatan kesenian yang diselubungi dengan kampanye politik praktis. Cakra menduga rangkaian kegiatan yang diselubungi kampanye tersebut menyalahi aturan kampanye.
“Dugaan ini terlihat jelas dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat kepada kami untuk acara yang dilangsungkan hari Minggu kemarin, dihadiri salah seorang politisi dari partai nasional yang menjadi Calon DPR RI,” ujar Ketua Cakra Fakhrurrazi, SH dalam keterangan tertulis, Senin (5/2/24).
Bahkan kegiatan yang bertajuk GenTar Kreatifitas Milenial dan dari beberapa atribut yang terpasang terlihat foto salah satu calon anggota DPR RI menggunakan baju partai politik nasional.
Razi mengatakan tidak boleh Museum Kota Lhokseumawe digunakan untuk kampanye dan aktivitas politik praktis karena hal tersebut melanggar ketentuan perundang-undangan yang ada.
Karena merujuk pada Pasal 280 ayat (1) huruf h UU Pemilu menyatakan, “Pelaksana, peserta dan tim kampanye Pemilu dilarang: h. menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat Pendidikan.”
Sedangkan Penjelasan Pasal 280 ayat (1) huruf h UU Pemilu menyatakan, “Fasilitas pemerintah, tempat Ibadah, dan tempat Pendidikan dapat digunakan jika peserta pemilu hadir tanpa atribut kampanye pemilu atas undangan dari pihak penanggung jawab fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan”.
“Pelaksanaan kegiatan itu dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap proses politik dan kami akan meminta pertanggung jawaban dari Dinas Pendidikan sebagai intansi yang bertangung jawab mengelola museum tersebut” ujar Fakhrurrazi.
Selain itu, kata Razi, pihaknya juga meminta Panwaslih Kota Lhokseumawe untuk bertindak tegas terkait penggunaan museum sebagai tempat yang diduga menjadi lokasi kampanye terselubung.
Informasi lain dari salah seorang peserta kegiatan mengatakan seusai digelar gerak jalan santai, pada Minggu pagi, pihak panitia membagikan kupon undian foto caleg DPR RI dimaksud, lengkap dengan tanda gambar dan nomor urut.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media tidak mendapat konfirmasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Taufik. Dihubungi melalui sambungan telpon juga tidak direspon.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya…
Analisaaceh.com, Meulaboh | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data…
Analisaaceh.com, Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) Tahun 2026 yang mengangkat tema “Implementasi…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…
Komentar