Categories: NEWS

Cegah PMK, Pemilik Ternak Diimbau Rutin Disinfeksi Kandang

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemilik hewan ternak diimbau untuk rutin melakukan desinfeksi terhadap kandang dan sekelilingnya untuk mencegah terjangkitnya penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut disampaikan Kasatgas Banops Aman Nusa II Kombes Pol Winardy, dalam rilisnya, Sabtu (30/7/2022).

Winardy mengatakan, Satgas PMK sendiri sudah melakukan berbagai upaya dalam mencegah dan menangani PMK, termasuk mendistribusikan eco enzyme dan penyekatan mobilisasi angkutan ternak di perbatasan.

Di samping itu ia juga menyampaikan, kasus PMK pada 29 Juli 2022 kembali berkurang 167 kasus. Dengan demikian, sisa kasus PMK saat ini adalah 5.240 kasus.

Winardy terus mengimbau, agar masyarakat yang mengetahui atau hewan ternaknya sendiri terinfeksi PMK agar segera melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penanganan.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

MAA Abdya Usul Mahar Nikah Maksimal 5 Mayam Emas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengusulkan penetapan batas…

11 jam ago

Safaruddin Tunjuk Darmawan Jadi Plt Kabag Prokopim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menunjuk Darmawan Saputra, SE sebagai Pelaksana…

20 jam ago

Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Februari 2026

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak…

20 jam ago

SPBU di Abdya Aktifkan Lagi Sistem Barcode BBM

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

20 jam ago

Tonggak Baru USK, Prof. Mirza Tabrani Terpilih Rektor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A resmi terpilih sebagai Rektor…

20 jam ago

Usai Tembus Rp10 Juta, Harga Emas Banda Aceh Turun

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh mengalami penurunan pada Senin (2/2/2026), setelah…

20 jam ago