Analisaaceh.com, Banda Aceh | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Darwati A Gani meminta pelaku usaha wisata untuk tetap konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat pada area wisata.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar wisata di Aceh tetap eksis dengan menyesuaikan dengan kebiasan baru di masyarakat.
“Wisata harus bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru yakni dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Darwati A Gani seperti dilansir laman Antara, Jumat (18/6/2021).
Darwati menjelaskan, pelaku wisata dan juga Pemerintah Daerah harus dapat memaksimalkan sosialisasi dan melengkapi sarana serta prasarana pendukung guna meminimalisir penyebaran Covid-19. Hal ini perlukan agar wisata tetap jalan dan pengunjung terhindar dari Corona.
“Pelaku wisata harus disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan dan tetap menggunakan masker serta menerapkan hidup bersih,” katanya.
Dalam menjaga agar sektor pariwisata tetap eksis adalah pelaku wisata juga dapat disiplin menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Inviroment Sustainable) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang berdampak besar akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia umumnya dan Aceh khususnya.
“Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan CHSE akan menjadi pertimbangan bagi wisatawan berkunjung, karena ada keamanan dan kenyamanan yang ditawarkan dalam memutus mata rantai COVID-19,” katanya.
Di tengah pandemi COVID-19 tersebut juga dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” katanya.
Dalam setiap kesempatan ia terus mempromosikan destinasi wisata yang ada di Aceh melalui akun media sosial guna menarik para pelancong untuk berwisata ke Aceh.
“Alhamdulillah dalam kunjungan kerja ke Sabang, saya juga menyempatkan untuk diving guna menikmati wisata bawah laut yang luar biasa di kawasan Sabang,” katanya.
Analisaaceh.com, Gayo Lues | Pemerintah Aceh memastikan proses belajar mengajar (PBM) di Kabupaten Gayo Lues…
Analisaaceh.com, Aceh Barat | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh)…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang petani berinisial MS (50) warga Gampong Pante Pirak Kecamatan Manggeng Kabupaten…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dinas Pendidikan Aceh menegaskan bahwa penggantian ijazah dan transkrip nilai bagi peserta…
Analisaaceh.com, Kutacane | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh melalui Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) menerima pelimpahan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Aceh memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Aceh pada…
Komentar