Pimpinan DPR Aceh mengadakan rapat kerja dengan Kepala Bappeda dan Dinas Keuangan Aceh di Ruang Rapat Ketua DPR Aceh, Selasa (11/3/2025), untuk membahas realisasi anggaran tahun 2025. Foto: MC DPR Aceh
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pimpinan DPRA menggelar rapat kerja dengan Bappeda dan Dinas Keuangan Aceh untuk mendorong percepatan realisasi APBA 2025 di Ruang Ketua DPRA, Selasa (11/3/2025).
Rapat ini dihadiri Ketua DPRA Zulfadhli, Wakil Ketua Ali Basrah, Saifuddin Muhammad (Yahfud), Ketua Fraksi PA Tgk Anwar, serta Sekwan DPRA Khudri.
Ketua DPRA Zulfadhli menyoroti lambatnya implementasi Qanun APBA 2025, yang hingga Maret belum menunjukkan progres signifikan. Ia meminta eksekutif, khususnya Bappeda dan Dinas Keuangan, untuk tidak menghambat realisasi anggaran.
“Jangan ada upaya menghambat realisasi APBA 2025. Kasihan rakyat,” tegas Zulfadhli.
Hal yang sama juga disampiakan Wakil Ketua DPR Aceh, Ali Basrah, ia menyebutkan Qanun APBA 2025 merupakan produk hukum yang tidak dapat dibatalkan atau ditunda sepihak oleh eksekutif.
“Jika ada perubahan, harus dibahas bersama DPRA melalui RKPA Perubahan.” Ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Husnan membantah adanya niat menghambat realisasi APBA 2025. Menurutnya, beberapa program belum bisa berjalan karena masih ada kendala dalam dokumen dan kelengkapan data.
Sekretaris DPKA Ramzi melaporkan bahwa hingga awal Maret, realisasi APBA baru mencapai 5,34 persen atau Rp549 miliar, yang mayoritas digunakan untuk pembayaran gaji. Pemerintah Aceh menargetkan realisasi 11 persen atau Rp1,2 triliun hingga akhir Maret.
Ketua Fraksi PA Tgk Anwar menyoroti lemahnya kinerja eksekutif, karena anggaran hanya digunakan untuk belanja pegawai tanpa menyentuh kepentingan publik.
“Kita ini digaji untuk membela rakyat, bukan sekadar membayar gaji sendiri. Jangan hancurkan harapan rakyat,” ujar Tgk Anwar.
Ia meminta Bappeda dan Dinas Keuangan Aceh segera mengambil langkah konkret agar anggaran yang ada dapat dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat Aceh.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…
Komentar