Categories: NEWS

Diduga Cemari Lingkungan, Limbah Tong Emas di Abdya Diperiksa Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Personel Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan pengecekan terhadap adanya dugaan luapan limbah dari tong emas di kawasan Gampong Blang Dalam, Kecamatan Babahrot, kabupaten setempat, pada Kamis (9/4/2026).

“Pengecekan ini kita lakukan sebagai tindak lanjut atas informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya limbah dari tong emas yang meluap dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar serta mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Wahyudi, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sebut Wahyudi, ditemukan bahwa terdapat lokasi penampungan limbah dari tong emas meluap, namun kondisi luapannya masih berada di sekitar area penampungan dan belum menyebar secara luas ke lingkungan permukiman warga.

“Kita belum menemukan adanya dampak signifikan terhadap aktivitas maupun kesehatan masyarakat di sekitar lokasi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, kata Wahyudi, personel Satreskrim Polres Abdya juga melakukan pendataan serta memberikan imbauan kepada pihak pengelola agar meningkatkan pengawasan dan pengelolaan limbah guna mencegah terjadinya luapan yang lebih besar di kemudian hari.

“Kita akan terus melakukan monitoring dan pengecekan secara berkala terhadap lokasi, guna mengantisipasi terjadinya luapan lanjutan, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup untuk pengawasan lebih lanjut,” ucap Wahyudi.

Selain itu, lanjut Wahyudi, pihaknya juga mengingatkan para pengelola agar meningkatkan kapasitas serta keamanan tempat penampungan limbah.

“Kita juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki tambang emas agar mengurus ijin resmi terhadap pengelolaan tambang tersebut. Kita juga melakukan pendataan lanjutan terhadap aktivitas pengolahan emas di lokasi tersebut,” ujar Wahyudi.

Hingga saat ini, kata Wahyudi, kondisi di lokasi masih terkendali dan belum berdampak luas.

“Tentu ini perlu perhatian terhadap sistem penampungan limbah, terutama saat curah hujan tinggi. Masyarakat kita imbau untuk segera melaporkan apabila terjadi indikasi pencemaran,” pungkas Wahyudi.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

2 hari ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

4 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

4 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

4 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

5 hari ago