Categories: NEWS

Kacabdisdik Abdya Dorong Bahasa Aceh Tiap Kamis di Sekolah

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang (Kacabdisdik), Aceh Barat Daya (Abdya), Andri Nofidar menyatakan dukungan terhadap penerapan penggunaan bahasa Aceh setiap hari Kamis di sekolah dan perkantoran.

Langkah ini merupakan bentuk tindak lanjut atas Instruksi Gubernur Aceh Nomor 05/INSTR/2023 tentang Penggunaan Bahasa Aceh, Aksara Aceh, dan Sastra Aceh di Ruang Publik serta Lingkungan Kerja.

“Kita mendukung program penerapan bahasa Aceh yang dikeluarkan oleh Gubernur Aceh,” kata Andri Nofidar kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (18/9/2026).

Ia menyebutkan, pihaknya telah mensosialisasikan instruksi tersebut ke seluruh satuan pendidikan di wilayah Abdya, meliputi jenjang pendidikan SMA, SMK, dan SLB.

Menurutnya, imbauan telah disampaikan kepada seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik. Bahkan, sejumlah sekolah telah mengajukan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan program tersebut.

“Alhamdulillah, penerapan tersebut sudah kita himbauan kepada kepala sekolah dan guru. Ada sebagian sekolah sudah mengajukan SOP-nya, bahkan player-player sudah kita sebarkan untuk kita ingatkan kembali supaya menerapkan penggunaan bahasa Aceh,” ucap Andri.

Andri menilai penggunaan bahasa, Aksara, dan Sastra Aceh perlu dikenalkan sejak dini. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan budaya Aceh di tengah perkembangan zaman

“Kita sangat mendukung program seperti ini, agar anak-anak muda sekarang bisa mempertahankan dan melestarikan budaya yang sudah ada,” sebutnya.

Ia menambahkan, penerapan bahasa Aceh tidak hanya bertujuan menjaga penggunaan bahasa daerah, tetapi juga mendorong generasi muda untuk mengenal, merawat, dan mengembangkan kebudayaan Aceh.

Menurutnya, perkembangan tren dan masuknya berbagai budaya dari luar membuat generasi muda semakin dekat dengan budaya asing. Karena itu, budaya lokal perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan.

“Intinya kita ingin melestarikan budaya Aceh, melindungi, dan mempertahankan, serta mengembangkan bahasa, dan mempromosikan kembali. Jangan sampai budaya Aceh itu hilang,” pungkas Andri Nofidar.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Razia Gabungan di Rutan Jantho, Petugas Amankan Barang Terlarang

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho bersama aparat penegak hukum…

14 menit ago

Deninteldam IM Musnahkan 3.500 Batang Ganja di Aceh Besar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Detasemen Intelijen Kodam Iskandar Muda (Deninteldam IM) menemukan ladang ganja…

16 menit ago

Zaman Akli Serahkan Bungong Jaroe untuk Ahli Waris Teungku Peukan

Anlisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, menyerahkan "bungong jaroe" atau…

18 menit ago

Ratusan Hektar Sawah Tamanan Padi di Abdya Terendam Banjir Luapan, Petani Minta Tanggul Diperbaiki

Analisaaceh.com, Blangpidie | Hujan deras yang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Rabu (16/9/2026)…

19 menit ago

10 Terpidana Zina dan Ikhtilath Jalani Eksekusi Cambuk di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 10 terpidana jarimah zina dan ikhtilath menjalani eksekusi uqubat cambuk…

1 hari ago

KKP Musnahkan 1,07 Ton Pakan dan Obat Ikan Ilegal di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya…

1 hari ago