Ditemui SISCA dan ISMI Aceh, Kadin Mualem Dukung Percepatan KEK Halal Barsela

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh melakukan pertemuan dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh yang diketuai Muzakir Manaf atau Mualem.

Dalam Pertemuan yang berlangsung di Hotel Kriyad Muraya Banda Aceh tersebut juga dihadiri perwakilan Tim Task Force Surin Industrial Smart City (SISC) Abdya dan Ikatan saudagar Muslim Indonesia Aceh, Senin malam (21/10/2019).

Jubir SISC Abdya, Habiburrahman mengatakan, pertemuan ISMI Aceh, SISC dengan Mualem tersebut guna membahas langkah dan meminta dukungan dari Kadin Aceh untuk proses percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Halal Barat Selatan (Barsela) Aceh yang terpusat di Surin Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Dalam pertemuan itu, Tim Task Force SISC Abdya mengatakan, pihaknya menentukan Abdya menjadi titik pembangunan KEK tersebut karena secara geografis Kabupaten itu terletak paling tengah antara kawasan lain di Barat Selatan Aceh. Serta terintegrasi ke wilayah tengah atau tanah Gayo,” terangnya.

Proses pembangunan KEK Halal Barsela tersebut sudah cukup jauh, di mana Pemerintah Abdya sudah menyiapkan lahan di kawasan Surin untuk membangun dunia bisnis atau perekonomian di sana dalam jangka waktu selama puluhan tahun.

“Selain itu, komitmen yang sudah, yaitu adanya penandatanganan MoU antara ISMI Pusat dengan Pemkab Abdya. Sejak itu ISMI sudah memiliki tekat yang bulat harus mengawal pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berada di wilayah Surin Aceh Barat Daya,” kata Habiburrahman.

Ketua ISMI, Nurchalis menyampaikan, KEK Halal Barsela itu akan menjadi harapan baru untuk membangun Aceh secara bersama, karena itu pihaknya sangat membutuhkan support terhadap rencana pemberdayaan ekonomi masyarakat ini.

Kemudian dalam pandangan ketua ISMI Nurchalis menyebutkan, dalam rangka mewujudkan KEK Halal Barsela itu, mereka sudah membentuk tim percepatan akselerasi, tim pengarah dan tim perumusannya.

“Termasuk sudah dilakukan kajian study lengkap terhadap rencana KEK Halal Barsela dan tim sudah menyimpulkan beberapa persyaratan seperti masalah lahan, sosial, budaya, geografis. Serta telah merumuskan bahwa KEK Halal Barsela itu nantinya diusulkan melalui konsorsium. Dalam konsorsium ada BUMD, serta melibatkan perusahaan-perusahaan di Abdya, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kata Nurchalis, progres yang mereka lakukan saat ini sudah sangat baik dan cukup signifikan. Karena itu ISMI berharap adanya dukungan dari pemerintah Aceh guna melihat secara objektif langkah itu, sehingga tidak terjadinya kendala kemudian hari.

Selain itu, lanjut Nurchalis, pihaknya juga sedang mempersiapkan holding. Di mana saat ini sudah ada beberapa perusahaan besar yang ikut bergabung di dalamnya.

“Tentunya ini modal dasar kita untuk melangkah, menggelorakan agar banyak investor menanamkan saham di KEK Halal Barsela,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya sangat berharap kepada Mualem ikut mendukung bersama agar program tersebut dapat berjalan baik, sehingga KEK Halal Barsela segera terwujud.

“Kita berharap, Kadin Aceh ikut secara bersama membantu untuk program ini dapat berjalan baik, dan KEK Halal Barsela dapat diwujudkan bersama,” harapnya.

Dalam pertemuan itu, Ketua Kadin Aceh, Mualem memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan KEK Halal Barsela tersebut. Kadin akan ikut membangun bersama.

“InsyaAllah, pada prinsipnya, tetap kita dukung seribu persen, bukan seratus, demi Aceh,” ucap Mualem.

Dalam kesempatan itu, Mualem berpesan kepada pengurus ISMI agar tetap semangat, karena pihaknya sangat komitmen dengan kemajuan Aceh yang lebih baik. Sehingga Aceh bukanlah menjadi daerah miskin lagi di Indonesia.

Mualem juga meminta agar ISMI jangan ragu-ragu terhadap apa yang telah dijalankan saat ini, karena dengan komitmen segala sesuatu akan dapat dicapai.

“Semangat jangan kendur, kita komitmen maju untuk Aceh lebih baik. Jangan ragu, kita tetap mendukung, dengan komitmen saya yakin Insyaallah akan tercapai. Siap maju, siap dukung dan siap makmur,” tutup Mualem.

Komentar
Artikulli paraprakKetua PAS Minta Pemerintah Aceh Selatan Tertibkan Jasa Penginapan
Artikulli tjetërRumah Dhuafa Mangkrak, Penyidik Polres Aceh Utara Turunkan Tim