Petugas damkar saat melakukan pemadaman kebakaran dua rumah warga di Kampung Rutih Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah hangus terbakar pada Sabtu (25/6/2022) malam.
Analisaaceh.com, Takengon | Dua unit rumah warga di Kampung Rutih Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah ludes terbakar pada Sabtu (25/6) malam.
Kedua rumah berkonstruksi kayu tersebut merupakan milik Ramdhan (54) yang tinggal bersama tiga keluarga dan rumah milik Kurnia (27) yang tinggal bersama dua keluarganya.
Selain dua rumah tersebut, satu unit rumah lainnya milik Abadi (25) juga menjadi imbas akibat kebakaran tersebut.
Kalaksa BPBD Aceh Tengah, M. Thamrin Elashri Mohd. Ali melalui Petugas Damkar, Misradi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.40 WIB. Pihaknya mengerahkan tiga unit damkar ke lokasi kejadian untuk upaya pemadaman.
“Tiga unit damkar kita kerahkan ketempat kejadian, mengingat lokasi kebakaran tersebut adalah pemukiman padat penduduk,” kata Misradi dalam keterangannya yang diterima Analisaaceh.com, Minggu (26/6/2022).
Ia juga menjelaskan, bahwa korban yang terdampak dari kebakaran itu adalah dua Kepala Keluarga (KK) dengan total lima jiwa.
“Akibat kebakaran ini, mereka harus mengungsi ke rumah-rumah kerabatnya,” terangnya.
“Untuk saat ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” pungkas Misradi.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pemuda, Husaini (26), meninggal dunia setelah sepeda motor Suzuki Satria…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya), harus bertaruh keselamatan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Aceh (PA), Aiyub bin Abbas, menegaskan pentingnya…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho bersama aparat penegak hukum…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Detasemen Intelijen Kodam Iskandar Muda (Deninteldam IM) menemukan ladang ganja…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang (Kacabdisdik), Aceh Barat Daya (Abdya), Andri Nofidar…
Komentar