Categories: HukumNEWS

Dua Terdakwa Kasus Kematian Harimau di Aceh Timur Divonis 16 Bulan Penjara

Analisaaceh.com, Idi | Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Idi memvonis 16 bulan penjara terhadap dua terdakwa kasus pembunuhan tiga ekor satwa dilindungi yakni Harimau Sumatera di Aceh Timur.

Kedua terdakwa yakni Josep Meha (56) dan Juda Pasaribu (37) warga Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut).

Sidang pembacaan putusan tersebut dipimpin oleh hakim Apri Yanti dengan dua Hakim Anggota yaitu Wahyu Diherpan dan Zaki Anwar pada Senin (26/9).

Baca Juga: Harimau Kembali Ditemukan Mati di Aceh Timur, Total Tiga Ekor

Kedua terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta membunuh satwa yang dilindungi.

“Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 4 bulan dan denda sebesar Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” kata Majelis hakim dikutip melalui laman SIPP PN Idi, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: Usut Kematian Tiga Harimau di Aceh Timur, Polisi dan BKSDA Lakukan Nekropsi

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa berupa pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan dengan denda Rp50 juta serta subsider 6 bulan kurungan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiga ekor Harimau Sumatera ditemukan mati di wilayah perkebunan HGU PT Aloer Timur, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu, 24 April 2022 lalu.

Berdasarkan hasil nekropsi bahwa satwa yang dilindungi itu mati karena terganggu pernafasan dan peredaran darah akibat jeratan tali aring (jerat kawat).

Baca Juga: Dua Pelaku Pembunuhan Harimau Sumatera di Aceh Timur Ditangkap

Dari hasil penyelidikan, Polisi menangkap dua pelaku yakni Josep Meha dan Juda Pasaribu warga Tapanuli Tengah, Sumatera Utara yang melakukan pemasangan jeratan tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksan, keduanya menjani proses hukum di Pengadilan Negeri Idi, Aceh Timur hingga divonis penjara 16 bulan penjara.

Editor : Nafrizal
Rubrik : Hukum
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

2 hari ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

4 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

4 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

4 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

5 hari ago