Categories: HukumNEWS

Dugaan Korupsi Proyek Monumen Islam Samudera Pasai Aceh Utara, Lima Tersangka Ditetapkan

Analisaaceh.com, Lhoksukon | Penyidik pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek Monumen Islam Samudera Pasai di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

Kelima tersangka tersebut masing-masing berinisial F selaku KPA pembangunan sekaligus mantan Kadis Perhubungan Aceh Utara, N selaku PPK pembangunan, P yang merupakan pengawas, Y selaku kontraktor dan RZ selaku Direktur PT Perdana Nuasana Moeli.

Kasi Penkum Kejari Aceh, Munawal Hadi mengatakan, penetapan itu berdasarkan hasil penyidikan dari Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Nomor : PRINT-02/L.1.14/Fd.1/06/2021 tanggal 07 Juni 2021

“Perihal dugaan tindak pidana korupsi perkara proyek pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai Kabupaten Aceh Utara tahun anggaran 2012-2017,” ujarnya, Minggu (8/8/2021).

Munawal menjelaskan, pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai ini dibangun sejak Tahun 2012 hingga 2017, pada tahun 2012-2016 pelaksanaan pembangunannya dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan kabupaten setempat.

“Kemudian pada tahun 2017 pelaksanaan pekerjaannya dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara,” jelasnya.

Anggaran pembangunan monumen tersebut pada tahun 2012 sebesar Rp.9,5 miliar, tahun 2013 sebesar Rp.8,4 miliar, tahun 2014 senilai Rp.4,7 miliar, tahun 2015 sebesar Rp.11 miliar, tahun 2016 sebesar Rp.9,3 miliar dan tahun 2017 sekitar Rp.5,9 miliar.

Pekerjaan dimaksud dilaksanakan dengan metode Proyek Multiyears dan dilaksanakan oleh beberapa rekanan.

“Menurut tim penyidik, ada terjadi penurunan spesifikasi maupun rekonstruksi bangunan, itu dilakukan dengan cara adendum menjadi K250 yang seharusnya K500. Selain itubspesifikasi tiang-tiang penyangga K120, K140,” pungkasnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : Hukum
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

USK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mubadala Energy

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) menjajaki kerja sama strategis dengan Mubadala Energy…

3 jam ago

Program Bangga Kencana Jadi Strategi BKKBN Aceh Tekan Angka Stunting

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh menggelar fasilitasi…

3 jam ago

Kepala BPN Abdya: Sertifikat Tanah Wakaf Cegah Sengketa Aset Umat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aminah menegaskan…

3 jam ago

Mujiburrahman Dilantik sebagai Rektor Periode UIN Ar-Raniry 2026–2030

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag resmi kembali dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry…

3 jam ago

DSI Aceh Matangkan 56 Kafilah Hadapi MTQ Nasional XXXI 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 56 peserta terbaik yang akan membawa nama Aceh pada Musabaqah…

17 jam ago

Metro Langgien FC Kunci Gelar Juara KKN USK Championship 2026 di Bandar Baru

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Rangkaian KKN USK Championship 2026 Kecamatan Bandar Baru resmi berakhir dengan…

1 hari ago