Categories: NEWSPEMERINTAH ACEH

Dyah Erti: Bila Semua Bergerak, Maka TBC Akan Tereleminasi pada 2030

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua Perkumpulan Pemberantas Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Aceh, Dyah Erti Idawati, mengatakan Tuberkulosis (TB) menjadi penyakit yang berbahaya dan membunuh. Namun pemberantasan penyakit menular tersebut dapat dilakukan dengan keterlibatan berbagai pihak.

“Insya Allah bila semua bergerak, maka TB akan tereleminasi pada 2030,” ujar Dyah Erti saat mengisi materi pada Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Nasional Program Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2019, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (26/11/2019) pagi.

Selama memimpin PPTI, kata Dyah, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya pengurangan dan pencegahan TB. Salah satu caranya, melakukan penyuluhan terkait penanggulangan dan pemberantasan TB.

Penyuluhan itu dilakukan PPTI ke sejumlah sekolah dan pesantren. Hal itu dilakukan karena siswa sekolah perlu tahu gejala-gejala TB dan penanganannya. Selain itu, siswa juga dapat dijadikan wadah sosialisasi penanganan penyakit tersebut di dalam keluarganya masing-masing.

Selain sekolah, Dyah juga menganggap pesantren merupakan tempat yang penting untuk mensosialisasikan penanganan TB. Hal itu dikarenakan kehidupan santri secara bersamaan menjadi perhatian khusus, sebab potensi terjadinya TB lebih besar.

“Kita ingin meningkatkan kualitas hidup manusia, khususnya penderita TB paru. Sehingga mampu meningkatkan produktifitas dan menunjang pembangunan di Aceh,” kata Dyah.

Selain itu, ujar Dyah, selama memimpin Tim Penggerak PKK Aceh, dirinya juga fokus terhadap penanganan stunting. Menurutnya, antara stunting dan TB memiliki keterkaitan.

“Anak yang terkena stunting sangat mudah terpapar penyakit menular seperti TB, oleh karena itu upaya pencegahan stunting juga merupakan bagian dari eleminasi TB, kita ingin generasi ke depan menjadi generasi unggul dan sehat,” ujar Dyah.

Senada dengan Dyah, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan Indonesia, Anung Sugihantono, juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan TB dalam masyarakat. Ia mengatakan, program eliminasi TB tersebut sejalan dengan visi presiden dalam mewujudkan SDM unggul di masa datang.

Anung mengatakan, penyebab penyakit TB sangat berhubungan dengan gaya hidup dan lingkungan. Menurutnya, kuman penyebab terjadinya TB dapat muncul karena kondisi lingkungan yang tidak bersih.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Dampak Ricuh Hari Damai Aceh, Kendaraan Warga Rusak dan Bendera Bulan Bintang Masih Berkibar di Masjid Raya

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Aksi demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh ke-21 di kawasan…

3 hari ago

Hari Damai Aceh ke-21 Ricuh di Depan Masjid Raya, Masyarakat Terdampak Gas Air Mata

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda…

3 hari ago

Rumah Warga di Babahrot Abdya Hangus Terbakar, Dua Mobil Ludes Dilalap Api 

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satu unit rumah warga di Gampong Alue Jerjak, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh…

4 hari ago

Diduga Hubungan Sesama Jenis, Pejabat Eselon II Inspektorat Banda Aceh Diamankan 

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membenarkan adanya seorang pejabat eselon…

4 hari ago

Kutamakmur Juara Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026, Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

Analisaaceh.com, Aceh Utara | Kecamatan Kutamakmur keluar sebagai juara Turnamen Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara…

4 hari ago

Dinkes dan TP PKK Abdya Gencarkan Pola Hidup CERDIK ke Masyarakat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barat Daya (Abdya) berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan…

4 hari ago