Categories: NEWS

Forkopimda Abdya Larang Kembang Api dan Konvoi Tahun Baru

Analisaaceh.com, Blangpidie | Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menerbitkan seruan bersama terkait penyambutan Tahun Baru Masehi 2026. Dalam maklumat tersebut, masyarakat dilarang keras menggelar aktivitas yang dinilai bertentangan dengan syariat Islam dan adat istiadat Aceh.

Larangan itu tertuang dalam Seruan Bersama yang ditetapkan pada 24 Desember 2025. Seruan tersebut ditandatangani oleh Bupati Abdya, Dr Safaruddin, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Rama Mega Al Amin, Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto Plt Kajari Abdya Kardono, Ketua MAA Abdya Sabirin, Ketua MPU Abdya Tgk Muhammad Dahlan, Ketua Mahkamah Syariah Blangpidie Muhammad Reza Fahlepi, serta Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie Dicky Wahyudi Susanto.

Dalam seruan tersebut, masyarakat Abdya diminta tidak menyelenggarakan kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam dan adat istiadat Aceh pada malam pergantian tahun, seperti meniup terompet, menyalakan lilin, membakar kembang api atau petasan, pesta minuman keras. Selain itu, kegiatan konvoi kendaraan serta panggung hiburan dengan musik yang hingar bingar juga dilarang demi menjaga ketentraman publik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana refleksi, muhasabah, serta penguatan komitmen dalam menjaga nilai-nilai syariat Islam dan adat istiadat Aceh yang menjadi jati diri masyarakat Abdya,” bunyi kutipan seruan tersebut yang diperoleh Analisaaceh.com, Senin (29/12/205).

Sebagai ganti kegiatan hura-hura, Forkopimda menghimbau warga untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan bernilai ibadah, seperti zikir, wirid, doa, tafakur, serta membaca Al-Qur’an, mendengarkan ceramah agama, baik secara berjamaah maupun perorangan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wujud rasa syukur dan introspeksi diri, serta ikhtiar memperbaiki kualitas iman dan akhlak dalam menyongsong tahun yang baru.

Selain itu, masyarakat juga diajak menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah sosial, dengan memperkuat kepedulian terhadap keluarga, lingkungan, dan masyarakat sekitar, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Abdya yang aman, religius, beradab, dan sejahtera,

Dalam seruan bersama tersebut, Forkompinda Abdya turut menekankan pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama, dengan tetap menjunjung tinggi kekhususan Aceh, hukum yang berlaku, serta nilai-nilai kebersamaan demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan damai.

“Kepada para orang tua, tokoh agama, tokoh adat, keuchik, serta perangkat gampong juga ditekankan agar berperan aktif dalam memberikan pembinaan, pengawasan, serta keteladanan kepada generasi muda, sehingga momentum pergantian tahun tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat,” tulis seruan tersebut.

Forkopimda turut mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketertiban dan keamanan secara persuasif, humanis dan bermartabat, guna menciptakan suasana yang kondusif dalam menyambut Tahun Baru Masehi 2026.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

DSI Aceh Perkuat Pendidikan Islam, Gubernur: Harus Adaptif dengan AI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh memperkuat arah pengembangan…

15 jam ago

Rumah Kos Terbakar di Banda Aceh, Api Merembet ke Bengkel Ban

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kebakaran melanda sebuah rumah kos di Lamteumen Timur, Banda Aceh pada…

15 jam ago

LGBT Jadi Persoalan Serius di Aceh, Terindikasi di Warkop hingga Fitness

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyatakan persoalan LGBT (lesbian, gay, biseksual,…

3 hari ago

Berawal dari Coba-Coba, Dosen USK Raih PhD dan Jadi Asisten Dosen di Rhode Island

Analisaaceh.com | Mimpi melanjutkan studi doktoral (S3) ke luar negeri kerap kali dibayangi oleh tembok…

3 hari ago

Mahasiswa KKN USK Edukasi Tas Siaga Bencana dan GERADAM Warga Cut Langien

Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler…

3 hari ago

Sebanyak 125 Siswa SDN 1 Beutong Belajar di Kelas Darurat

Analisaaceh.com, Nagan Raya | Sebanyak 125 siswa di sekolah dasar (SD) Negeri 1 Beutong masih…

3 hari ago