Categories: NEWSPariwisata

Hadiri Diskusi Pengembangan Desa Wisata, Almuniza: Kita Akan Bantu Kendala Pelaku UMKM

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan terus berupaya menyederhanakan aturan perizinan untuk memastikan kemudahan pelaku UMKM berbasis ekonomi kreatif di desa wisata, untuk mengurus legalitas kegiatan usahanya.

Pernyataan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal, saat menghadiri diskusi pengembangan desa wisata di Rumoh Aceh Cek Mad Rahmany, Desa Lubuk Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (2/7/2022).

Ia menilai, desa wisata tidak mungkin bergerak sendiri dan perlu dukungan pemerintah, dan para pemangku kepentingan terkait, agar perkembangan desa wisata di Aceh dapat dilakukan secara terarah dan maksimal.

Selain itu, kendala UMKM untuk menembus pasar global dalam hal mengurus perizinan/label usaha, serta informasi mengenai pasar potensial yang akan dituju, juga harus menjadi perhatian.

“Jadi, di sini harus ada peran serta pemerintah untuk mengurusinya. Ini (diskusi) akan menjadi catatan bagi kita, bagaimana membuka peluang pasar bagi kawan-kawan pelaku UMKM,” kata Almuniza.

Almuniza berjanji, Disbudpar Aceh akan memberikan layanan bantuan dan pendampingan, serta menyelesaikan kendala yang dialami pelaku UMKM saat ini.

“Hal ini akan menjadi tanggung jawab saya ya, bagaimana menyelesaikan permasalahan legalitas formal yang menyulitkan produk UMKM teman-teman dan menjualnya lebih luas. Insyaallah kita pikirkan cara ini, kita akan bantu selesaikan permasalahannya,” ucapnya.

Kegiatan diskusi bertema “Anak Muda dan Desa Wisata” yang digagas Pokdarwis Gampong Lubok Sukon dan Gampong Nusa, Aceh Besar, tersebut dihadiri sejumlah komunitas milenial, UMKM dan para pemangku kepentingan atau pemerintah terkait.

Para peserta turut disuguhi kuliner khas Aceh oleh Pokdarwis Lubuk Sukon, seperti Boh Itek Deudah, Asam Keueng, Keumamah, Kuah Bak Empeuk, dan Tiya Boh Troeng. Diskusi ini didukung oleh Lokalate.

Penggerak Wisata Lubuk Sukon, Fahry Purnama, berharap hasil dari diskusi ini bisa membangkitkan minat anak muda dalam mengembangkan potensi yang dimiliki setiap desa di Aceh.

“Semoga setelah program ini, ada tindak lanjut atau kolaborasi yang terjalin antar pihak untuk memajukan pariwisata Aceh,” pintanya.

“Semoga kerja sama yang sudah mulai dibangun tidak berhenti sampai di sini saja, tapi akan ada kegiatan-kegiatan lanjutan yang bisa dilakukan bersama untuk ke depannya,” harap Keucik Gampong Lubuk Sukon, Hamdan, menambahkan. []

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

19 jam ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

19 jam ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

19 jam ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

1 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

2 hari ago

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah, Balai Adat, dan Mushola di Gayo Lues

Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…

2 hari ago