emas yang dijual dipasar Aceh, foto: naszadayuna/analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kenaikan harga emas kembali menjadi perhatian masyarakat Aceh. Pada Selasa (21/1/2026), harga emas di Banda Aceh tercatat nyaris menembus Rp9 juta per mayam.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas, harga emas perhiasan hari ini berada di angka Rp8.660.000 per mayam. Harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan yang berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per mayam, tergantung tingkat kerumitan desain.
Dengan tambahan biaya pembuatan, total harga emas perhiasan yang harus dibayar konsumen mendekati Rp9 juta per mayam.
Sementara itu, harga emas murni Logam Mulia (LM) diperdagangkan pada kisaran Rp2.640.000 hingga Rp2.674.000 per gram. Adapun emas lokal berada di rentang harga Rp2.607.000 hingga Rp2.637.000 per gram.
Di Aceh, emas tidak hanya berfungsi sebagai perhiasan, tetapi juga memiliki nilai sosial, budaya, dan ekonomi yang kuat. Emas kerap menjadi bagian penting dalam prosesi pernikahan, mahar, serta simbol kesiapan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, setiap kenaikan harga emas berpengaruh langsung terhadap perencanaan keuangan rumah tangga masyarakat.
Kondisi harga yang terus meningkat membuat sebagian warga memilih menunda pembelian emas. Tidak sedikit pula masyarakat yang lebih memilih menyimpan emas yang dimiliki daripada menjualnya, dengan harapan harga akan kembali naik di masa mendatang.
Analisaaceh.com, Jakarta | Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencabut izin operasional 28 perusahaan yang terbukti…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin terus melakukan diplomasi dengan Pemerintah…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jumlah warga terdampak banjir dan longsor di Aceh masih tergolong tinggi.…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang anak buah kapal (ABK) kapal tanker asing dilaporkan mengalami kondisi…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem dikabarkan kembali melangsungkan pernikahan. Perempuan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Besar menuntut Teti Wahyuni,…
Komentar