
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Kota Banda Aceh kembali mengalami kenaikan dan telah menembus angka Rp8 juta per mayam.
Kenaikan harga ini terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian global yang mendorong penguatan harga emas di pasar.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas di Banda Aceh, Senin (12/1/2026), harga emas per mayam tercatat berada di kisaran Rp8 juta belum termasuk ongkos pembuatan.
Perbedaan ongkos tergantung jenis, kadar, dan tempat pembelian yang biasanya berkisar antara Rp150 hingga Rp200 ribu.
Sebelumnya, harga emas sempat berada di bawah Rp8 juta per mayam. Namun dalam beberapa hari terakhir, harga kembali bergerak naik mengikuti tren pasar global.
Dafa, salah satu pedagang emas di Toko Emas Italy Banda Aceh, mengatakan kenaikan harga emas saat ini dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global yang kembali memanas.
Namun, situasi tersebut berubah setelah muncul kabar penangkapan Presiden Venezuela yang memicu kekhawatiran pasar global. Kondisi ini mendorong investor kembali memburu aset aman seperti emas.
“Dengan adanya penangkapan Presiden Venezuela, situasi geopolitik jadi tidak stabil. Itu membuat harga emas kembali naik karena investor asing mulai berburu emas lagi,” ujarnya.



