Wakil Ketua Komisi IV DPRA dari Partai Amanat Nasional (PAN) Muchlis Zulkifli ST,
Analisaaceh.com, Jantho | Separuh jalan di bantaran kanal pengelak banjir Krueng Aceh, dari kawasan Cot Iri ke Limpok Darussalam, Aceh Besar rusak parah. Banyak lubang di jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Kerusakan jalan tersebut terjadi setahun lebih. Padahal, jalan tersebut merupakan alternatif warga dan mahasiswa menuju tiga kampus besar di Aceh, yaitu; Univesitas Syiah Kuala (USK), UIN Ar-Raniry dan Universitas Abulyatama Aceh.
Wakil Ketua Komisi IV DPRA dari Partai Amanat Nasional (PAN) Muchlis Zulkifli ST, meninjau kerusakan jalan Cot Irie- Limpok, Aceh Besar, Rabu (27/1/2021).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Muchlis Zulkifli ST itu langsung menelusuri jalan yang kondisinya berlubang, becek dan kupak- kapik.
“Pemkab Aceh Besar telah melepaskan status jalan ini untuk menjadi wewenang Provinsi Aceh. Tahun ini, saya minta jalan Cot Irie- Limpok segera diperbaiki,” ujar Muchlis Zulkifli ST.
Sebagai wakil rakyat Dapil I sangat prihatin melihat kondisi jalan yang dibiarkan rusak.
Padahal, jalan ini merupakan jalur alternatif bagi kalangan mahasiswa untuk menuju Kampus USK Darussalam, dan kampus lainnya.
Kerusakan Jalan yang tarik menarik status jalan antara kewenangan pihak kabupaten dengan Provinsi Aceh sudah bertahun-tahun rusak.
Akibatnya, menyulitkan pengendara melintas menuju Kampus Universitas Syiah Kuala, Darussalam dan daerah lainnya.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Sarmadan, warga Lam Reh, Kecamatan Masjid Raya, kepada Serambinews.com, Rabu (27/1/2021) mengatakan, jalan di Desa Cot Cut- Cot Irie tersebut sudah lama rusak.
Dirinya melintas di jalan itu karena jalan alternatif menuju Gampong Lam Reh lebih cepat dari pada melintas dari Ulee Kareng.
Jalan ini setiap saat dilintasi masyarakat, mahasiswa maupun petani ke berbagai daerah.
Menurut dia, kerusakan jalan yang begitu parah setidaknya menjadi perhatian pihak PUPR.
Karena, akibat jalan yang rusak parah seperti kubangan kerbau saat musim hujan.
Mereka kesulitan melintas sehingga harus mencari jalan alternatif lain sudah yang di aspal bagus meski lebih jauh.
Apalagi, jalan rusak ini sangat rawat terjadinya kecelakaan berlalulintas.
Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh, Medi Arjuna, mengatakan, jalan Cot Irie- Limpok, dalam proses pengalihan dari kabupaten ke Provinsi Aceh.
Harus dimasukkan data ke ruas jalan Provinsi Aceh yang harus dibahas bersama antara pihak legislatif dan eksekutif.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Petani di persawahan Cot Seutuy, Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pemuda, Husaini (26), meninggal dunia setelah sepeda motor Suzuki Satria…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya), harus bertaruh keselamatan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Aceh (PA), Aiyub bin Abbas, menegaskan pentingnya…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho bersama aparat penegak hukum…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Personel Detasemen Intelijen Kodam Iskandar Muda (Deninteldam IM) menemukan ladang ganja…
Komentar