Jang-Ko Surati Ombudsman RI, RSUD Datu Beru Takengon Patut di Investigasi Mendadak

Analisaaceh.com, Takengon |  Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jang-Ko) surati Ombudsman Republik Indonesia terkait buruknya pelayanan publik Rumah Sakit Umum (RSUD) Datu Beru Takengon.

Jangko menilai Datu Beru yang kini berstatus Badan Layanan Umum dan status Akreditasi Paripurna itu kondisi pelayanannya dinilai sangat memprihatinkan.

“Informasi yang kami terima banyak layanan Rumah Sakit Datu Beru di bawah standar pelayanan. Teranyar salah seorang warga mengirimkan surat terbuka langsung kepada Dirut RSU Datu Beru,” kata Maharadi, Sabtu (26/10/2019) di Takengon.

Surat terbuka yang dilayangkan kepada Hardiyanis Dirut RSUD Datu Beru Takengon berupa kekesalan salah seorang pasien yang dilayani dengan geleng kepala saat pasien membutuhkan pelayanan darurat.

Namanya Waladan Yoga, pada saat itu ia hendak konsultasi ke ruang IGD tekait kandungan istrinya. Namun pelayan pasien pada saat itu menyuruh waladan hadir kembali hari Senin di ruang Poli. Sedangkan pada saat itu ia butuh penanganan darurat.

Selanjutnya Waladan bergegas menuju Rumah Sakit Swasta yang ada di Negeri berhawa sejuk itu untuk melakukan konsultasi dan di observasi. Apa boleh dikata, buah hati yang diidamkan itu belum menjadi rejeki mereka.

“Untuk itu, kami anggap perlu menyurati Ombudsman untuk melakukan investigasi mendadak terhadap rumah sakit ini,” tambah koordinator Jang-Ko.

Dilanjutkanya, semua ini tentu berdasar sesuai dengan laporan masyarakat terkait dugaan buruknya pelayanan di rumah sakit tersebut.

Maharadi menyampaikan, karena sikap tegas dari bupati belum ada, maka pihaknya langsung menyurati Ombudsman guna memperbaiki manajemen secara menyeluruh terhadap semua pegawai dan karyawan, baik bidan, perawat maupun dokter.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

2 jam ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

2 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

2 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

2 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

2 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

3 hari ago