Categories: PEMERINTAH ACEH

Kak Na: Pemerintah Aceh Apresiasi Peran Arsitek Pascatsunami

Analisaaceh.com, Jantho | Pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh sangat berterima kasih dan mengapresiasi peran para arsitek yang telah berkontribusi pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami 2024 silam l.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir usai menghadiri welcome Dinner bersama para peserta International Conference on Natural and Human Disaster, yang diselenggarakan oleh International Union of Architects, di salah satu cafe di kawasan Lhok Nga, Jum’at (17/4/2026) sore.

“Pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh tentu sangat mengapresiasi peran nyata para arsitek pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami. Tas peran saudara semua, Aceh kini bangkit dan menjadi lebih baik pembangunannya,” ujar Kak Na.

“Namun, peran para arsitek tentu tidak boleh berhenti di situ, karena kehidupan terus berlanjut dengan sangat dinamis. Menurut kami, peran arsitek sangat diperlukan sesuai zaman, sepanjang zaman. Seperti saat ini, para arsitek tentu menghadapi tantangan nyata, bagaimana merumuskan pembangunan berkelanjutan, pembangunan yang ramah lingkungan serta pembangunan yang tanggap dan tangguh bencana,” sambung Kak Na.

Kak Na optimis, kehadiran para arsitek se-Asia pada konferensi internasional ini mampu merumuskan sebuah konsep pembangunan kekinian, konsep pembangunan sesuai perkembangan zaman futuristik dan tetap ramah lingkungan.

Untuk diketahui bersama, tahun ini Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah International Conference on Natural and Human Disaster. Dipilihnya Aceh sebagai lokasi penyelenggaraan merupakan bentuk penghormatan bagi para korban dan penyintas yang selamat, serta sebagai media ajar dan sarana pengingat bagaimana sumbangsih besar para arsitek pada proses kebangkitan kembali sebuah daerah pasca bencana.

Pada kesempatan tersebut, Kak Na juga mengajak para peserta untuk turut mempromosikan keindahan alam, keamanan, kenikmatan kuliner dan keramahan masyarakat Aceh, sekembalinya para peserta ke negara masing-masing.

“Pasca tsunami, kunjungan wisatawan ke Aceh menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. Dari sektor ini lahir industri kreatif skala kecil. Karena itu, kami berharap para peserta dapat menjadi duta yang akan mempromosikan potensi pariwisata Aceh sekembalinya mereka ke negara masing-masing,” pungkas Kak Na.

International Conference on Natural and Human Disaster dihadiri oleh para arsitek dan mahasiswa se-Asia dan akan berlangsung hingga 19 April mendatang di Hermes Palace Hotel. []

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Ancam Siram Istri dengan Air Keras, Pria di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial NUR (49), warga Desa Setui, Kecamatan Baiturrahman, Banda…

21 jam ago

Istri Sah dan Warga Gerebek Ketua DPRK Nagan Raya di Rumah Dinas

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya berinisial MRR diduga…

2 hari ago

500 Muge Eungkot di Abdya Terima Bantuan Cool Box dan Jas Hujan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 500 pedagang ikan keliling atau muge eungkot di Kabupaten Aceh Barat…

2 hari ago

45 Warga Aceh Jaya Dilatih Olah Lele Jadi Produk Bernilai Jual

Analisaaceh.com, Calang | Sebanyak 45 warga Desa Alue Jang dan sekitarnya mengikuti pelatihan inovasi pengolahan…

2 hari ago

Kabel Listrik Menjuntai di Perkantoran Abdya Belum Ditangani PLN

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kabel listrik yang diduga milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan…

2 hari ago

Diduga Jual Solar Subsidi, Sopir Dump Truck Terancam 6 Tahun Bui

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Personel Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Banda Aceh…

3 hari ago