Categories: NEWSPEMERINTAH ACEH

Karo Humas: Video Jembatan Sikundo Adalah Barang Lama yang Diviralkan Lagi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah pengguna sosial media disebut memposting ulang video “Jembatan Sikundo” di Kabupaten Aceh Barat yang sempat ramai diperbincangkan awal 2019 lalu.

Video tersebut berisi potongan berita televisi swasta yang memperlihatkan beberapa warga termasuk anak-anak melintas sungai menggunakan jembatan tali (sling).

Pemerintah Aceh ketika itu segera memberikan jawaban dan meluruskan pemberitaan yang beredar, bahwa sebenarnya pembangunan jembatan di Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, telah selesai dilakukan Pemerintah Aceh dengan dana otonomi khusus kabupaten (Doka) tahun 2018.

Terkait video yang memperlihatkan adegan itu, diduga kuat yang disorot kamera adalah jembatan tali (sling) yang belum dibongkar, dan posisinya memang dekat jembatan gantung yang baru selesai dibangun itu.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, Minggu malam (13/6/2021), mengatakan dirinya yakin masyarakat tidak akan termakan lagi dengan isu-isu negatif yang sengaja dibangun oknum-oknum tertentu.

Jembatan Sikundo, kata Iswanto, pembangunannya dilakukan bertahap dan telah selesai pengerjaannya pada 2018.

“Pembangunan tahap I dan tahap II jembatan tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, sesuai kewenangannya. Sedangkan Pemerintah Aceh melanjutkan pembangunan tahap III, hingga jembatan itu fungsional, dengan menggunakan Doka Aceh Barat Tahun 2018,” kata Iswanto.

Bahkan, berbagai pembangunan juga terus dilakukan pemerintah untuk Sokundo saat itu, seperti penambahan fasilitas listrik dan pembangunan 39 unit rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT). Peletakan batu pertama pembangunan rumah itu dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah (saat itu masih menjabat Pelaksana Tugas Gubernur Aceh).

“Jadi, kami mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu negatif yang sengaja dibuat tanpa data data yang jelas dan akurat,” ujar Iswanto. []

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

MAA Abdya Usul Mahar Nikah Maksimal 5 Mayam Emas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengusulkan penetapan batas…

8 jam ago

Safaruddin Tunjuk Darmawan Jadi Plt Kabag Prokopim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menunjuk Darmawan Saputra, SE sebagai Pelaksana…

16 jam ago

Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Februari 2026

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak…

16 jam ago

SPBU di Abdya Aktifkan Lagi Sistem Barcode BBM

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

16 jam ago

Tonggak Baru USK, Prof. Mirza Tabrani Terpilih Rektor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A resmi terpilih sebagai Rektor…

16 jam ago

Usai Tembus Rp10 Juta, Harga Emas Banda Aceh Turun

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh mengalami penurunan pada Senin (2/2/2026), setelah…

16 jam ago