Analisaaceh.com, Calang | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PNA Aceh Jaya menolak Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilakukan kelompok Samsul Bahri alias Tiyong yang direncanakan akan berlangsung di Bireuen dari tanggal 14-15 September 2019.
Sekjend PNA Aceh Jaya melalui juru bicara, Fadhli mengatakan, pihaknya secara tegas menolak wacana KLB tersebut. Menurutnya, KLB yang direncanakan dilaksanakan di Aula Gedung Ampon Chik Peusangan Universitas Al Muslim Bireuen itu digagas oleh beberapa pengurus DPP yang merasa kecewa dengan keputusan Ketum PNA.
“Kami juga tidak yakin kongres ini dapat terlaksana, karena beberapa DPW menolak wacana kongres. Selain itu, juga tidak mudah untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa. Karena syaratnya juga tidak mudah,” ungkapnya.
Lebih lanjut Fadhli mengatakan, bahwa DPW PNA Aceh Jaya menolak Kongres Luar Biasa (KLB) yang dianggap bertentangan dengan AD/ ART Partai Nanggroe Aceh. Selain itu pihaknya mendukung sepenuhnya drh H Irwandi Yusuf MSc sebagai Ketua Umum Partai Nanggoe Aceh.
“Mendukung sepenuhnya keputusan yang telah diambil oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PNA Irwandi Yusuf MSc demi menyelamatkan PNA dan sesuai AD/ART partai. Dukungan ini kami berikan kepada drh H Irwandi Yusuf MSc selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PNA agar terciptanya kewibawaan partai,” pungkasnya.
Editor : Nafrizal
Analisaaceh.com, Blangpidie | Eks Penerangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Blangpidie, TR Kamaluddin alias Tgk…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Roni Guswandi bersama tim resmi mendaftar diri sebagai Calon Ketua Umum…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan kegiatan ngabuburit…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Perwakilan masyarakat Indrapuri dan pengurus Masjid Abu Indrapuri melaporkan proses penunjukan…
Analisaaceh.com, Jakarta | Nasaruddin Umar, Menteri Agama, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Aceh kembali menggelar program mudik gratis…
Komentar