Categories: NEWS

Kolaborasi MAA–Cabdin, Mulok Budaya Aceh Kembali Diterapkan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengajak Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Abdya untuk berkolaborasi memperkuat pemahaman budaya, adat istiadat, serta etika di kalangan siswa.

Langkah ini diambil sebagai upaya membentengi generasi muda dari pergeseran nilai moral dan pengaruh budaya luar yang kian masif.

Hal itu disampaikan Ketua MAA Abdya, Sabirin, didampingi Wakil ketua H. Darul Arkam beserta pengurus lainnya saat menemui Plt Kepala Cabdin Abdya, Irma Suryani, yang turut didampingi Kasie Manajemen GTK, Jamarudin, di ruang kerjanya, Selasa, (5/5/2026).

“Kehadiran kita kesini bertujuan mengajak Kacabdin Abdya untuk berkolaborasi dalam memberikan pemahaman adat istiadat, budaya, serta etika kepada siswa tingkat SMA, SMK, dan SLB,” kata Sabirin.

Ia menilai, saat ini banyak pelajar mulai melupakan nilai-nilai adat istiadat, budaya dan etika atau adab yang seharusnya menjadi ciri khas masyarakat Aceh. Ia mengusulkan agar MAA dilibatkan langsung dalam kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) atau orientasi siswa baru guna memberikan materi terkait adat dan etika.

“Kami meminta pihak sekolah melalui Cabdin untuk melibatkan MAA untuk memberikan materi terkait adat istiadat dan etika. Tujuannya agar siswa lebih mengenal bagaimana seharusnya bersikap sesuai adat Aceh,” ucapnya.

Sabirin berharap agar pemerintah Provinsi Aceh dapat merevisi atau meninjau kembali kurikulum pendidikan untuk tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat. Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali mata pelajaran muatan lokal (Mulok) yang berfokus pada budaya, etika, dan bahasa daerah.

“Kita berharap ada kebijakan yang menguatkan kembali pelajaran Mulok di semua jenjang pendidikan, sehingga siswa dapat memahami dan mengenal budaya, etika, dan bahasa daerah (Aceh) sejak awal,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kacabdin Abdya, Irma Suryani menyambut baik inisiatif uang ditawarkan pihak MAA. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya memperkenalkan kembali nilai-nilai luhur Aceh kepada peserta didik.

“Kami dari Cabdin Abdya sangat mendukung saran dan masukan dari MAA. Ini sangat penting agar siswa kita lebih mengenal adat dan budaya Aceh serta tidak terjerumus dalam pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan jati diri daerah,” ujarnya.

Irma berharap, sinergi antara MAA dan Cabdin ini dapat melahirkan generasi muda Abdya yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan beretika sesuai nilai-nilai budaya Aceh.

“Memperkenalkan budaya dan adat Aceh kepada siswa adalah bagian dari upaya memajukan pendidikan dan daerah. Kami berharap MAA dapat mengorentasi adab dan etika siswa di Abdya agar terciptanya generasi yang beradab dan berakhlak,” pungkasnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Beasiswa Hafiz Abdya 2027 Dibuka, Target Cetak 100 Penghafal Quran

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Syariat Islam (DSI)…

5 jam ago

Kerap Bolos Sekolah, Pelajar di Abdya Terjaring Razia Satpol PP

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh…

5 jam ago

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Berlaku hingga Awal 2027

Analisaaceh.com, Jakarta | Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan tidak mengubah Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk…

5 jam ago

Mata Kail Tersangkut di Jari, Nelayan Minta Bantuan Damkar

Analisaaceh.com, Aceh | Seorang nelayan asal Gampong Lamkrut, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, meminta bantuan…

5 jam ago

Impor Aceh Naik 176 Persen, Perdagangan Defisit 8,67 Juta Dolar AS

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Nilai impor Aceh pada Agustus 2026 mencapai 82,67 juta dolar AS.…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,03 Persen, Beras hingga Daging Ayam Jadi Pendorong

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mengalami inflasi tahunan sebesar 5,03 persen pada September 2026.…

4 hari ago