Categories: Artikel

KPI, Jurusan yang Makin Dilirik Gen Z: Saat Dakwah, Media, dan Dunia Digital Bertemu

Di tengah banjir informasi, video pendek yang berseliweran di layar ponsel, dan arus opini yang bergerak cepat, satu hal menjadi semakin penting: kemampuan berkomunikasi dengan tepat, etis, dan bermakna. Di titik inilah Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menemukan momentumnya.

Bagi sebagian calon mahasiswa, KPI mungkin dulu dianggap jurusan “alternatif”. Namun hari ini, pandangan itu perlahan berubah. Dunia digital justru membuka ruang yang luas bagi mereka yang memahami komunikasi, media, dan nilai. Tidak mengherankan jika KPI kini mulai dilirik sebagai jurusan yang relevan dengan zaman, bahkan menjanjikan.

Di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Jurusan KPI tumbuh mengikuti denyut perubahan media. Mahasiswa tidak hanya diajak memahami teori komunikasi, tetapi juga dilatih membaca realitas sosial, memproduksi konten, hingga mengelola pesan agar tidak kehilangan substansi di tengah kecepatan digital.

“Perkembangan dunia digital hari ini menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya mampu berkomunikasi, tetapi juga memahami etika, nilai, dan dampak dari setiap pesan yang disampaikan. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” ujar Ketua Jurusan KPI UIN Sultanah Nahrasiyah, Zanzibar.

Ia mengajak seluruh calon mahasiswa untuk melirik KPI sebagai pilihan studi yang relevan dengan tantangan zaman. Menurutnya, kebutuhan terhadap profesional di bidang komunikasi, konten, dan media akan terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Komunikasi hari ini bukan lagi soal siapa yang paling keras suaranya, tapi siapa yang paling dipercaya,” ungkap salah seorang dosen KPI. Menurutnya, tantangan utama era digital bukan kekurangan informasi, melainkan krisis makna. Di sinilah peran lulusan KPI dibutuhkan.

Di ruang-ruang kelas KPI, mahasiswa terbiasa berhadapan dengan praktik jurnalistik, produksi media, public speaking, hingga pengelolaan konten digital. Namun yang membedakan, seluruh proses itu dibingkai dengan nilai etika dan keislaman. Bukan untuk membatasi kreativitas, melainkan memberi arah.

Tak sedikit mahasiswa KPI yang sejak kuliah sudah aktif sebagai content creator, jurnalis kampus, pengelola media sosial lembaga, hingga terlibat dalam produksi film pendek dan podcast. Dunia kampus menjadi laboratorium awal sebelum mereka benar-benar terjun ke masyarakat.

Prospek lulusan KPI pun tidak lagi sempit. Mereka dapat berkiprah sebagai presenter, jurnalis empatik, kreator konten berbasis solusi, filmmaker bertema inspirasi Islam, copywriter konten Islami, mubalig digital, hingga konsultan komunikasi keagamaan. Di era ketika citra dan pesan menjadi kunci, kemampuan ini semakin bernilai.

Melihat perkembangan tersebut, Jurusan KPI UIN Sultanah Nahrasiyah kembali membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2026–2027 melalui jalur SPAN-PTKIN. Jalur ini menjadi peluang bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi keagamaan negeri tanpa tes tertulis.

Jadwal pendaftaran pun telah ditetapkan. Pendaftaran PDSS berlangsung pada 5 Januari hingga 7 Februari 2026, disusul pengisian, verifikasi, dan finalisasi PDSS pada 5 Januari sampai 9 Februari 2026. Pendaftaran siswa dibuka pada 11 hingga 28 Februari 2026, sementara pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 7 April 2026.

Untuk pendaftaran, silakan mengakses https://pmb.uinsuna.ac.id.

Bagi Gen Z yang ingin tetap kreatif tanpa tercerabut dari nilai, KPI menawarkan jalan tengah yang jarang dimiliki jurusan lain. Bukan hanya belajar berbicara, tapi belajar bertanggung jawab atas setiap pesan yang disampaikan.

Di tengah dunia yang semakin bising, KPI justru mengajarkan satu hal penting: komunikasi bukan sekadar soal tampil, tapi soal dampak. Dan bagi mereka yang ingin menjadi bagian dari perubahan itu, pintu KPI kini kembali terbuka.

Riza Mirza

Blogger, praktisi IT, "jurnalis teknologi", dan peminat film.

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

2 jam ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

2 jam ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

6 jam ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

24 jam ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

24 jam ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

24 jam ago