Categories: PEMERINTAH ACEH

Kunjungi RSBM, Kak Na Belajar Membaca dan Menulis Qur’an Braille

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, yang juga menjabat sebagai Ibunda Guru Aceh, berkunjung ke UPTD Panti Sosial Disabilitas Rumoh Seujahtra Beujroh Meukarya, di kawasan Ladong, Rabu (5/11/2025).

Kedatangan Kak Na yang turut didampingi Istri Ketua DPR Aceh Rizawati Zulfadhli dan Sekretaris Dinas Sosial Aceh Chaidir disambut dengan lantunan Shalawat warga panti. Beberapa tembang lagu pun dipersembahkan warga panti sebagai ucapan terima kasih atas kunjungan first lady Aceh itu.

Namun, istri Gubernur Aceh itu terlihat sangat antusias saat Rifal (23 tahun) melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Momen ini menjadi spesial, bukan karena Rifal seorang warga binaan netra yang membacanya dengan merdu. Tapi Rifal membaca Al-Qur’an Braille.

Bagi masyarakat normal, Al-Qur’an Braille tentu unik, karena Al-Qur’an yang dicetak pertama kali di Yordania pada 1952 ini hanya berupa titik-titik timbul yang diaplikasikan di kertas berwarna putih. Al-Qur’an Braille yang dibaca oleh Rifal merupakan terbitan Kementerian Agama RI bertanda Tashih tahun 2017.

“Kiban cara ta baca dan teumuleh huruf Nyan Rifal? (Bagaimana cara kita membaca dan menulis huruf Braille itu Rifal)” tanya Kak Na penasaran.

Rifal kemudian memberikan penjelasan serta memberi kursus singkat kepada Kak Na, tentang cara menulis dan membaca Al-Qur’an Braille.

Setelah belajar singkat bersama Rifal, Kak Na selanjutnya berdialog dengan teman-teman Rifal yang lain. Sambil membagikan donat, Kak Na mendengarkan keluh kesah dan cerita bahagia warga RSBM. Meski mengaku nyaman dan aman dengan pembinaan dan bimbingan para petugas UPTD, namun warga RSBM berharap bisa dipindahkan ke dekat kota, agar bisa berkarya dan mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat.

“Di sini nyaman petugasnya baik-baik Bu, tapi kalau bisa, sudahlah kami netra, janganlah kami dijauhkan dari kota. Selain itu, kami juga minta ditambahkan guru Bu, karena sudah banyak guru yang pindah karena sudah lewat P3K,” ujar salah seorang anak netra kepada Kak Na.

Mendengarkan permintaan tersebut, Kak Na berjanji akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membahas terkait penambahan guru serta kemungkinan memindahkan ke lokasi yang dekat dengan kota.

“Alhamdulillah bisa berkumpul dengan anak-anak hebat di sini. Semangat mereka sangat luar biasa. Insya Allah, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya akan berusaha memberikan pendampingan, pendidikan dan pelatihan untuk mereka,” ucap Kak Na sebelum meninggalkan RSBM.

Untuk diketahui bersama, RSBM saat ini dihuni oleh 39 tuna netra yang terdiri atas 11 perempuan dan 27 laki-laki. Panti ini sebelumnya berada di sekitar Kampus Jabal Ghafur Sigli. Pasca tsunami, Jepang membangun komplek baru di lokasi saat ini.

Dari Ladong, Kak Na dan rombongan bertolak ke UPTD Panti Tuna Sosial yang berada tidak jauh dari RSBM. Selanjutnya, rombongan bertolak ke UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang di kawasan Ulee Kareng.

Saat ini, UPTD RSGS menampung 55 orang lansia yang terdiri atas, 33 perempuan dan 23 laki-laki. []

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Pemprov Aceh Usulkan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mengusulkan anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran…

13 jam ago

Diduga Mengantuk, Mobil Innova Terjun ke Jurang 20 Meter di Aceh Selatan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Satu unit mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi (Nopol) BL 1128 DY…

13 jam ago

Operasi Patuh Seulawah 2026 Dimulai, Berlangsung hingga 8 November

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Polres Aceh Besar menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026…

13 jam ago

458 Pejabat Abdya Ikuti ProASN BKN untuk Petakan Talenta ASN

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 458 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya)…

13 jam ago

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

2 hari ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

2 hari ago