Categories: NEWSSUMUT

Muhammad Nasir : PT KIM Harus Perhatikan Limbah yang Berimbas ke Warga

Analisaaceh.com, MEDAN | Sejumlah warga bermukim di Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan ternyata masih meresahkan pencemaran limbah dari sejumlah perusahan atau pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Medan, (KIM) .

“Kehadiran PT KIM bagi masyarakat Tangkahan terkesan tak bertanggung jawab ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’ yang didengung-dengungkan mereka jauh dari harapan. Karena warga terus merasa was-was akibat rumahnya kebanjiran karena kiriman banjir dari kawasan KIM,” ucap Anggota DPRD Kota Medan, M Nasir kepada analisaaceh.com, Kamis (5/9/2019).

Hingga kini, PT KIM tak dapat memberikan data yang valid tentang berapa banyak perusahaan serta pabrik yang menghasilkan limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) di dalam kawasan industri. Padahal hal tersebut sangatlah penting dalam hal pengawasan serta untuk memonitoring keberadaan limbah.

“Seharusnya PT KIM jujur kepada publik kemana limbahnya dialirkan. Dan mereka juga harus terbuka dan bisa memperlihatkan jaringan pipa limbah (pipanisasi) di kawasan industri. Jangan ngakunya mengelola limbah. Tapi dikala hujan limbah terus dibuang ke aliran parit warga,” ungkap wakil rakyat dari Fraksi PKS Dapil 2 tersebut.

Dugaan kolam limbah yang sering disebut-sebut PT KIM dapat memproses limbah berbahaya, hanyalah kamuflase belaka. Karena di lapangan masih ada ditemukan perusahaan dan pabrik nakal yang membuang limbahnya ke aliran parit. “Dugaan kolam limbah di Jalan Pulau Buton KIM 2, hanyalah ecek-ecek aja. Dan untuk mengelabui warga sekitarnya, disana (kolam,red) banyak dipelihara ikan nila,” sebutnya.

Ia menegaskan, masyarakat harus pandai dan jeli dalam menyikapi persoalan limbah di kawasan industri. Padahal limbah sangatlah berbahaya bagi kesehatan dan menganggu kehidupan orang banyak. “Saatnya masyarakat harus pandai dan serius menyikapi dampak dari limbah yang dikeluarkan industri. Karena dampaknya sangatlah menggangu dan berbahaya bagi kesehatan,” tegas Nasir.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

MAA Abdya Usul Mahar Nikah Maksimal 5 Mayam Emas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengusulkan penetapan batas…

6 jam ago

Safaruddin Tunjuk Darmawan Jadi Plt Kabag Prokopim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menunjuk Darmawan Saputra, SE sebagai Pelaksana…

14 jam ago

Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Februari 2026

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak…

14 jam ago

SPBU di Abdya Aktifkan Lagi Sistem Barcode BBM

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

15 jam ago

Tonggak Baru USK, Prof. Mirza Tabrani Terpilih Rektor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A resmi terpilih sebagai Rektor…

15 jam ago

Usai Tembus Rp10 Juta, Harga Emas Banda Aceh Turun

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh mengalami penurunan pada Senin (2/2/2026), setelah…

15 jam ago