Petani saat memanen padi di Gampong Ie Mameh, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya. Foto: Ahlul Zikri/Analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga gabah di tingkat petani di Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami penurunan pasca lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Saat ini, para pengepul membeli gabah petani dengan harga Rp6.600 per kilogram .
Seorang petani di Kecamatan Kuala Batee, Idi mengatakan harga tersebut merupakan harga yang berlaku saat ini di tingkat petani. Meski turun dibanding sebelumnya, ia tetap menerima kondisi tersebut dengan lapang.
“Gabah ditampung pengepul Rp6.600 per kilogram. Kita syukuri saja harganya segitu, yang penting berkah,” kata Idi, Sabtu (4/4/2026).
Ia menambahkan, selain faktor yang menyusut, hasil produksi pada musim panen kali ini juga cenderung menurun jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Namun, ia tidak merinci secara teknis faktor penyebab penurunan produksi tersebut.
Sementara itu, salah satu pengepul gabah di wilayah tersebut, Dedi mengungkapkan bahwa sebelum lebaran harga gabah sempat berada di kisaran Rp6.800 hingga Rp7.000 per kilogram.
“Dulu sempat Rp6.800 bahkan sampai Rp7.000 per kilogram. Tapi setelah lebaran, harganya turun menjadi Rp6.600 per kilogram” ujar Dedi.
Dedi mengaku belum mengetahui secara pasti faktor utama yang menyebabkan turunnya harga gabah tersebut. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait fluktuasi harga di tingkat petani di wilayah Abdya.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mengusulkan anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran…
Analisaaceh.com, Tapaktuan | Satu unit mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi (Nopol) BL 1128 DY…
Analisaaceh.com, Aceh Besar | Polres Aceh Besar menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 458 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya)…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…
Komentar