Categories: NEWS

Pekarangan Dandim Abdya Jadi Lahan Ketahanan Pangan Terpadu

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Staf Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H. mengaku bangga terhadap inovasi Komandan Kodim (Dandim) 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, yang memanfaatkan pekarangan rumah dinas menjadi lahan terpadu ketahanan pangan terpadu

Apresiasi tersebut disampaikan Kasdam IM Dwi Sasongko saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Abdya dan meninjau langsung lokasi pengembangan ketahanan pangan yang dikelola Dandim Abdya Letkol Inf Rana di lahan pekarangan rumah dinasnya di Gampong Pasar, Kecamatan Blangpidie, Rabu (11/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Dwi Sasongko menyebutkan, inovasi tersebut merupakan langkah positif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

“kegiatan ini sangat inovatif dan patut menjadi contoh. Dalam waktu tiga bulan menjabat sebagai Dandim Abdya, Letkol Rana sudah mampu mengembangkan konsepnya ketahanan pangan terpadu yang sangat baik,” kata Brigjen TNI Dwi Sasongko.

Dalam kunjungan yang didampingi Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Windarto, keduanya sebelumnya meninjau sekitar 600 prajurit yang baru tiba di Marshaling Yon TP 958/RM di Gampong Rambung Kecamatan Setia.

Usai kegiatan tersebut, rombongan menyempatkan diri meninjau langsung program ketahanan pangan terpadu yang dikembangkan oleh Kodim 0110/Abdya.

Dalam peninjauan itu, Kasdam melihat berbagai komoditas unggulan yang dibudidayakan, mulai dari hidroponik sayuran, budidaya melon dan semangka, hingga tanaman obat keluarga (toga) serta pembibitan pohon keras.

Tidak hanya sektor pertanian, konsep ketahanan pangan tersebut juga memadu peternakan dan perikanan dalam satu kawasan dengan konsep zero waste system. Seluruh limbah kotoran ternak dan sisa pakan diolah kembali menjadi pupuk kompos organik. Pengolahannya juga dikombinasi dengan tanaman air Azolla microphylla yang dimanfaatkan sebagai pakan alternatif bernutrisi tinggi gizi tinggi serta penunjang kesuburan tanah.

Selain itu, di lokasi tersebut juga terdapat peternakan kambing dan bebek, serta produksi ayam petelur dengan sistem pengeraman dan pembesaran secara terpadu. Sementara pada sektor pertanian dikembangkan sistem bioflok untuk budidaya ikan lele dan nila.

Kasdam berharap inovasi yang digagas Dandim Abdya tersebut dapat menjadi rujukan atau contoh bagi seluruh jajaran pimpinan satuan (Dansat) di wilayah Kodam Iskandar Muda.

“Saya berharap kedepan kegiatan seperti ini dapat dikembangkan oleh satuan-satuan lain sebagai wujud nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

BBPOM Aceh Temukan Produk Tanpa Izin Edar

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh)…

2 jam ago

Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Peunayong

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Aceh mengamankan seorang buronan yang…

2 jam ago

Diduga Rusak Hutan Lindung Rawa Tripa, Polisi Amankan Dua Excavator di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Nagan Raya bersama tim…

2 jam ago

Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa Terdampak Banjir di UIN SUNA

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe yang terdampak banjir…

6 jam ago

Sahur Bersama Dhuafa di Padang Kawa, Safaruddin Menangis Lihat Rumah Beralaskan Tanah

Analisaaceh.com, Blangpidie | Dini hari masih gelap ketika Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, tiba…

1 hari ago

Miliki Ganja, Dua Pria Aceh Selatan Ditangkap di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menangkap dua pria…

2 hari ago