Categories: NEWS

BBPOM Aceh Temukan Produk Tanpa Izin Edar

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) menemukan sejumlah produk kosmetik serta obat dan obat bahan alam tanpa izin edar saat melakukan pengawasan di Kota Langsa.

Temuan tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi bersama Pemerintah Kota Langsa yang berlangsung di Kantor Wali Kota Langsa, Selasa (10/03/2026).

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, mengatakan pengawasan yang dilakukan selama sepekan terakhir mencakup sarana pelayanan kefarmasian, sarana produksi, serta sarana distribusi obat dan makanan di wilayah tersebut.

“Dari hasil pengawasan di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah produk kosmetik serta obat dan obat bahan alam yang tidak memiliki izin edar dari BPOM. Terhadap temuan tersebut, petugas langsung melakukan pengamanan produk untuk mencegah peredarannya di masyarakat,” ujarnya kepada media, Rabu (11/3/2026).

Selain itu, petugas juga menemukan obat yang sudah kedaluwarsa namun hingga kini belum dimusnahkan. Kondisi tersebut, menurut Riyanto, disebabkan keterbatasan anggaran untuk proses pemusnahan.

Pertemuan koordinasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Puskesmas Langsa Timur, serta Asisten III Pemerintah Kota Langsa.

Dalam kesempatan itu, Riyanto juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Langsa dapat mendukung pembangunan kantor BPOM di daerah tersebut melalui hibah tanah.

“Selama ini keberadaan layanan BPOM di Langsa masih berupa layanan publik secara daring melalui Mal Pelayanan Publik Kota Langsa. Kami berharap dengan dukungan pemerintah daerah, ke depan BPOM dapat hadir secara langsung sehingga pengawasan obat dan makanan bersama perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, menyambut baik rencana pembentukan kantor BPOM di Kota Langsa. Ia menyatakan pemerintah daerah siap memfasilitasi agar kehadiran BPOM dapat memperkuat pengawasan obat dan makanan di wilayah tersebut.

“Kami menyambut baik rencana pembentukan kantor BPOM di Kota Langsa. Pemerintah Kota Langsa siap mendukung dan memfasilitasi agar kehadiran BPOM dapat memperkuat pengawasan obat dan makanan serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Rawat Budaya Mutu, UIN Suna Lhokseumawe Hadirkan Dewan Eksekutif BAN-PT

Analisaaceh.com, Lhokseumawe  | UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar agenda pengembangan kelembagaan bertajuk Merawat dan Mengembangkan…

14 jam ago

YARA Salurkan Infak Rp10 Juta ke Baitul Mal Aceh, Dorong Kepatuhan Zakat Badan Usaha

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menyerahkan infak senilai Rp10 juta kepada…

22 jam ago

USK Beri Orientasi kepada 1.614 Mahasiswa Baru Penerima KIP Kuliah

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) memberikan orientasi kepada 1.614 mahasiswa baru penerima…

1 hari ago

PB Rabithah Thaliban Aceh Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Pungli Bantuan Baitul Mal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengurus Besar Rabithah Thaliban Aceh (PB RTA) mendesak aparat penegak hukum…

2 hari ago

SPBU Abdya Mulai Batasi BBM, Antrean Kendaraan Tetap Panjang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)…

2 hari ago

Bangun SDM Aceh, Solusi Bangun Andalas Perluas Akses Pendidikan bagi 5.500 Pelajar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | PT Solusi Bangun Andalas kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas…

2 hari ago