Massa aksi dari PII melakukan demo di depan Dinas Pendidikan Aceh, Rabu (2/11/2022) foto: Analisaaceh.com/Naszadayuna
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah massa dari Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Aceh menggelar aksi demo di depan kantor Dinas Pendidikan Aceh, Rabu (2/10/2022) sekira pukul 16.30 WIB.
Massa menuntut agar Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Al Hudri, MM untuk turun dari jabatannya karena dinilai tidak mampu memperbaiki sistem pendidikan di Aceh dan bahkan tidak mengerti tentang pendidikan.
“Kami minta kadis untuk mengundurkan diri karena tidak mengerti pendidikan, bukan berlatar belakang pendidikan bagaimana mendidik kami, sedangkan kami butuh Kadis yang intelektual,” seru Ketua PII Aceh Amsal.
Menurut mereka, tuntutan untuk turun dari jabatan itu juga pernah disampaikan oleh Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Kadisdik Aceh dianggap tidak transparansi dalam mengelola anggaran serta tidak memiliki rumusan terhadap arah pendidikan.
“DPRA juga pernah meminta Kadis untuk dicopot. Kadisdik tidak ada rumusan yang disampaikan ke publik terhadap arah pendidikan Aceh,” bebernya.
“Sarana dan prasarana pun kurang seperti di Pulau Aceh, kami sudah meninjau langsung ke sana bahwa dan melihat sarana dan prasana itu memang kurang,” ujarnya.
Aksi ini berakhir sekitar pukul 18.30 WIB dengan hadirnya perwakilan dari Staf Ahli dari Dinas Pendidikan Aceh.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Rangkaian KKN USK Championship 2026 Kecamatan Bandar Baru resmi berakhir dengan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menemukan sejumlah kendala dalam pelayanan kesehatan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh resmi membuka pendaftaran bakal…
Analisaaceh.com, Tapaktuan | Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan berhasil menangkap seorang…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik…
Komentar