Categories: HukumNEWS

Polda Aceh Amankan Pelaku Illegal Loging di Hutan Tangse

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Personel tim Tipider Ditreskrimsus Polda Aceh berhasil mengamankan seorang berinisial HN (60) warga Tangse yang diduga melakukan penebangan liar (illegal loging) di kawasan hutan Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

“Pelaku illegal loging diamankan personel Ditreskrimsus pada Kamis (18/6/2020) sekitar pukul 06.30 Wib di Aceh Barat dan selanjutnya diamankan di Polda Aceh,” kata Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol. Margiyanta, S.H., M.H, pada Kamis (16/7/2020).

Sebelumnya pada Rabu (13/6/2020) personel Ditreskrimsus Polda Aceh menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya penebangan liar di kawasan hutan tersebut. Kemudian, berdasarkan informasi tersebut personel langsung menuju ke TKP.

“Setiba di kawasan hutan itu sekira pukul 15.00 Wib, tim hanya menemukan beberapa tumpukan kayu ilegal yang telah ditebang dan camp atau tempat tinggal pelaku yang berhasil melarikan diri pada hari itu,” kata Dirreskrimsus.

Dikatakannya, dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti di TKP berupa 1 unit alat berat jenis excavator merk Hitachi warna orange, 1 unit alat traktor merk Iseki warna biru dan 2 keping kayu olahan jenis sembarang.

Oleh karena itu, pelaku terancam dijerat pasal 12 huruf d, g dan h juncto pasal 83 ayat (1) huruf a dan c juncto pasal 85 ayat (1) Undang-undang RI No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Pasal 12 huruf d, g dan h juncto pasal 83 ayat (1) huruf a dan c yang disangkakan kepada pelaku dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan pidana denda paling banyak dua miliar lima ratus juta rupiah,” jelas Dirreskrimsus.

Ia menambahkan, kemudian juncto dengan pasal 85 ayat (1) Undang-undang RI No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda maksimal 10 miliar.

Editor : Nafrizal
Rubrik : Hukum
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Dampak Bencana Tekan Ekonomi, Pertumbuhan Aceh 2025 Diproyeksi 3,50–4,40 Persen

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Aceh memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Aceh pada…

20 jam ago

BNPB Targetkan Pengungsi Pidie Jaya Pindah ke Huntara Sebelum Ramadan

Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan seluruh pengungsi di Kabupaten Pidie…

20 jam ago

Harga Emas di Banda Aceh Nyaris Rp9 Juta per Mayam

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kenaikan harga emas kembali menjadi perhatian masyarakat Aceh. Pada Selasa (21/1/2026),…

1 hari ago

Prabowo Cabut 28 Izin Perusahaan Pelanggaran Hutan dan Tambang, Aceh Masuk Radar Audit

Analisaaceh.com, Jakarta | Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencabut izin operasional 28 perusahaan yang terbukti…

1 hari ago

Safaruddin Temui Menbud, Usulkan Jalur Rempah Abdya Jadi Program Nasional 

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin terus melakukan diplomasi dengan Pemerintah…

1 hari ago

Dampak Banjir Aceh, Pengungsi Masih Capai 92 Ribu Jiwa

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jumlah warga terdampak banjir dan longsor di Aceh masih tergolong tinggi.…

2 hari ago