Categories: NEWS

Polisi Amankan Penipu Modus Investasi dan Tempah Emas, 85 Orang Jadi Korban

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polresta Banda Aceh menangkap IS (45), pemilik toko emas di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, atas dugaan penipuan dan penggelapan yang merugikan puluhan warga.

Tersangka diamankan di Desa Teluk Panji IV, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara, setelah sempat melarikan diri.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa tidak menerima emas maupun dana investasi sebagaimana dijanjikan.

“Hingga saat ini sudah ada 85 orang korban yang melapor. Total kerugian mencapai 1.610 gram emas atau sekitar 1,6 kilogram dan uang tunai sebesar Rp508.950.000,” ujar Andi Kirana dalam konferensi pers, Jumat (13/2/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah menggunakan uang setoran pelanggan untuk membiayai kehidupan pribadinya selama kurang lebih dua tahun.

“Pengakuannya, uang dari pelanggan itu dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam upaya mengembalikan, tersangka mencoba berjudi dengan harapan uangnya kembali, namun justru habis,” jelas Kapolresta.

Modus yang digunakan yakni menawarkan jasa tempah emas dan investasi emas dengan iming-iming keuntungan bulanan. Namun para korban hanya menerima bon titipan sebagai bukti transaksi.

“Korban tidak menerima emas yang dibeli. Mereka hanya diberikan bon titipan. Saat hendak mengambil haknya, toko sudah tutup dan tersangka tidak bisa dihubungi,” tambahnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu unit mobil Toyota Avanza hitam, puluhan gram perhiasan emas, berbagai jenis koin mata uang, belasan lembar bon titipan, serta bukti transfer dari para korban.

Atas perbuatannya, IS dijerat Pasal 492 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 486 KUHP tentang Penggelapan. “Ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara,” tegas Andi Kirana.

Saat ini penyidik masih merampungkan berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Warga Pidie Tewas dalam Insiden Pengibaran Bendera, Pemerintah Aceh Minta Penanganan Hukum

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, meninggal dunia…

2 hari ago

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

4 hari ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

4 hari ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

4 hari ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

4 hari ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

5 hari ago