Categories: NEWS

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Merah Naik di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga komoditas cabai merah di pasar tradisional Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami kenaikan signifikan menjelang tradisi Meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Blangpidie Abdya Nurul Zahri mengatakan, harga cabai merah saat ini dijual Rp38 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp25 ribu per kilogram.

“Naiknya harga cabai merah ini sudah bertahan sejak dua Minggu terakhir. Saat ini stok cabai merah berkurang, sementara minat pembeli meningkat, apalagi menjelang Meugang Ramadhan sehingga harga naik,” kata Nurul Zahri saat ditemui Analisaaceh.com, Jum’at (13/2/2026).

Lebih lanjut, sebut Nurul, harga cabai rawit kini dijual Rp45 ribu per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp60 ribu per kilogram.

“Sudah dua Minggu ini harga cabai rawit kita jual Rp45 ribu per kilogram. Untuk pasokan cabai, kita ambil dari daerah lokal Abdya, Gayo Lues dan sebagian lagi Medan, Sumatera Utara,” ujarnya.

Selain cabai rawit, kata Nurul, bawang merah juga turun menjadi Rp25 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp35 ribu per kilogram. Penurunan ini sudah berlangsung selama dua pekan.

“Sedangkan bawang putih, saat ini masih kita jual Rp38 ribu per kilogram, dan harga ini sudah bertahan sejak lama,” ucapnya.

Untuk komoditas tomat, kata Nurul, harga mengalami kenaikan menjadi Rp15 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp9 ribu per kilogram.

“Penyebab naiknya harga jual tomat karena pasokan barang dari Medan, Sumatera Utara berkurang sehingga harganya naik. Sudah dua Minggu ini harganya naik,” ucap Nurul.

Nurul menyebutkan, minyak goreng curah saat ini masih berada di angka Rp35 ribu per bambu dan telah bertahan selama dua bulan terakhir. Sementara minyak goreng kemasan merk Minyak Kita dijual Rp18 ribu per liter, dan stabil dalam sebulan terakhir.

“Sedangkan minyak goreng kemasan merk Bimoli dan Sunco kita jual Rp22 ribu per liter, dan harga ini sudah bertahan selama tiga bulan,” sebut Nurul.

Nurul menambahkan, harga telur ayam masih dijual diangka Rp55 ribu per papan, dan telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.

Ia menyebutkan bahwa daya beli masyarakat meningkat karena banyak warga mulai menyetok kebutuhan dapur untuk persiapan menyambut bulan puasa dan Meugang.

“Kalau mendekati Meugang biasanya pembeli semakin ramai. Jadi permintaan semakin meningkat,

Ia menyebutkan bahwa daya beli masyarakat meningkat karena banyak warga mulai menyetok kebutuhan dapur untuk persiapan menyambut bulan puasa dan Meugang yang tinggal menghitung hari.

“Kalau mendekati Meugang biasanya pembeli semakin ramai. Sebab, masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan dapur untuk menyambut bulan puasa, sehingga permintaan sejumlah bahan pokok semakin meningkat,” pungkas Nurul Zahri.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Cara Aktivasi Office 2019 Lewat CMD, Mudah dan Praktis

Microsoft Office menjadi salah satu perangkat lunak yang hampir selalu dibutuhkan, baik untuk pekerjaan, pendidikan,…

8 jam ago

Warga Neuheun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi TK Malahayati

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, M.…

9 jam ago

Festival Kuah Beulangong USK Meriah, 42 Belanga Disajikan untuk Warga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Festival Kuah Beulangong Universitas Syiah Kuala (USK) berlangsung meriah di pelataran…

22 jam ago

Antre Solar Berulang, Mobil Usang di Abdya Picu Protes Warga

Analisaaceh.com, Blangpidie | Antrean kendaraan pemburu solar bersubsidi kembali terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten…

22 jam ago

Panen Melimpah, Petani Cot Seutuy Nikmati Hasil Terbaik Tembus 10 Ton per Hektar

Analisaaceh.com, Blangpidie | Petani di persawahan Cot Seutuy, Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh…

3 hari ago

Uji Top Speed, Pemotor di Banda Aceh Tewas Jatuh ke Sungai

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pemuda, Husaini (26), meninggal dunia setelah sepeda motor Suzuki Satria…

3 hari ago