Categories: NEWSSUMUT

Polisi Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu, Satu Warga Aceh Utara Tewas di Medan

Analisaaceh.com | Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran sabu 18 Kg di Kota setempat. Polisi juga turut menangkap enam orang gembong narkoba jaringan international (Malaysia – Riau – Aceh – Medan), satu diantaranya tewas ditembak mati, Selasa (6/10/2020).

Keenam pelaku masing-masing berinisial  JSP (51) dan CP (31), warga Tanjung Balai, SP (36) warga Medan Perjuangan, IB (25) dan MH (21), serta RMN (30), warga Aceh Utara yang tewas ditembak karena melakukan perlawanan terhadap petugas.

Penangkapan dan penembakan terhadap gembong narkoba tersebut dipimpin langsung Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Wakasat Kompol Doli Nelson Nainggolan, Kanit III Iptu Irwanta Sembiring dan Panit Ipda Riyan.

“Kita tidak segan menembak mati para bandar maupun gembong sabu internasional di Kota Medan yang melawan petugas Polrestabes Medan,” ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Senin (5/10).

Kombes Riko mengaku keberhasilan itu tidak terlepas dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya peredaran sabu sampai ke Kota Medan dikendalikan oleh bandar narkoba internasional. Sehingga laporan itu juga ditindak lanjuti.

“Penangkapan dilakukan pada Selasa 29 September 2020, petugas langsung melakukan transaksi dengan tersangka JSP, SP dan CP. Ketiganya berhasil ditangkap dan turut diamankan sabu seberat 4 kg,” jelasnya.

Kemudian setelah dilakukan pengembangan, petugas menemukan barang bukti lainnya di Mess Pemko Tanjung Balai di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan sebanyak 5 kg sabu.

“Dari keterangan JSP, sabu itu akan ada pengiriman dari Kota Dumai masuk ke Kota Medan,” katanya.

Selanjutnya pada 3 Oktober 2020, petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya yakni IB di Jalan Sisingamangaraja Medan dan menyita barang bukti sabu sebanyak 1 kg.

Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, petugas juga berhasil mengidentifikasi 2 orang lainnya yang dicurigai membawa narkoba jenis sabu di Jalan Gatot Subroto Medan dan langsung melakukan penangkapan terhadap MH dan RMN.

Pada saat dilakukan penangkapan, RMN melawan petugas dengan cara menggunakan pisau sehingga petugas melakukan penindakan tegas terukur dengan menembak tersangka di bagian dada.

“Tersangka tewas di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, dari pelaku petugas menyita barang bukti sabu sebanyak 18 kilogram, satu pisau, 4 unit ponsel, 1 unit mobil dan sejumlah tabungan rekening,” pungkas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Polisi Bongkar Praktik Aborsi di Banda Aceh, Tiga Pelaku Ditangkap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh mengungkap kasus dugaan praktik…

18 jam ago

USK dan PT Himalaya Abadi Jajaki Kerja Sama Pengembangan Industri Kaca dan Edukasi

Universitas Syiah Kuala (USK) menjajaki peluang kerja sama dengan PT Himalaya Abadi dalam pengembangan industri…

2 hari ago

Bidik PORA 2030, Abdya Siapkan Infrastruktur dan Dukungan Masyarakat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon tuan…

2 hari ago

Pria 61 Tahun Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh…

2 hari ago

Cara Aktivasi Office 2019 Lewat CMD, Mudah dan Praktis

Microsoft Office menjadi salah satu perangkat lunak yang hampir selalu dibutuhkan, baik untuk pekerjaan, pendidikan,…

2 hari ago

Warga Neuheun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi TK Malahayati

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, M.…

2 hari ago