Categories: NEWS

Polisi Ungkap 20 TKP Curanmor di Banda Aceh, Tiga Pelaku Curanmor Diamankan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukum Banda Aceh dan Aceh Besar.

Dari hasil pengembangan, pelaku diketahui telah beraksi di sekitar 20 tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP Parmohonan Harahap, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan sepeda motor pada 17 Januari 2026.

“Tim Opsnal Unit Ranmor melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan salah satu pelaku di wilayah Kecamatan Baiturrahman,” ujar AKP Parmohonan Harahap dalam konferensi pers di Polresta Banda Aceh, Jum’at (13/2/2026).

Kasus ini bermula saat korban, Dian Fansyuri Chan, kehilangan satu unit sepeda motor Honda Supra BL 3462 LM yang diparkir di depan rumah kos di Desa Lam Sayuen, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pada Jumat (16/1/2026).

Dari hasil interogasi, pelaku berinisial MDM (16) mengaku melakukan pencurian bersama rekannya TM (18). Polisi juga mengamankan D (27) yang berperan sebagai penadah.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka telah melakukan pencurian di sekitar 20 TKP di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar,” jelasnya.

Sebanyak delapan unit sepeda motor dijual kepada penadah, sementara 12 unit lainnya dipasarkan melalui marketplace Facebook dengan harga berkisar Rp1,4 juta hingga Rp2,4 juta per unit.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan kunci T dan menyasar parkiran rumah kos serta pertokoan pada sore hingga malam hari.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Sementara penadah dijerat Pasal 591 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Saat ini, satu pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran polisi.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

USK dan PT Himalaya Abadi Jajaki Kerja Sama Pengembangan Industri Kaca dan Edukasi

Universitas Syiah Kuala (USK) menjajaki peluang kerja sama dengan PT Himalaya Abadi dalam pengembangan industri…

39 menit ago

Bidik PORA 2030, Abdya Siapkan Infrastruktur dan Dukungan Masyarakat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon tuan…

40 menit ago

Pria 61 Tahun Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh…

41 menit ago

Cara Aktivasi Office 2019 Lewat CMD, Mudah dan Praktis

Microsoft Office menjadi salah satu perangkat lunak yang hampir selalu dibutuhkan, baik untuk pekerjaan, pendidikan,…

11 jam ago

Warga Neuheun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi TK Malahayati

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang warga Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, M.…

11 jam ago

Festival Kuah Beulangong USK Meriah, 42 Belanga Disajikan untuk Warga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Festival Kuah Beulangong Universitas Syiah Kuala (USK) berlangsung meriah di pelataran…

1 hari ago