Categories: NEWS

Polresta Banda Aceh Respon Maraknya Pencurian Water Meter

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polresta Banda Aceh merespons serius maraknya kasus pencurian water meter milik pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Daroy yang terjadi di sejumlah kawasan permukiman warga.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Erfan Gustiar menyampaikan, pencurian water meter bukan sekadar pelanggaran ringan, melainkan tindak pidana serius yang dapat dijerat dengan ancaman hukuman berat.

“Tindakan ini tergolong pencurian dengan pemberatan. Pelaku yang tertangkap dapat dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman pidana penjara hingga tujuh tahun,” kata Iptu Erfan saat dihubungi, Senin (26/1/2026).

Ia mengungkapkan, sejauh ini pihak kepolisian telah menerima satu laporan resmi dari warga terkait pencurian water meter. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan kemungkinan keterkaitan dengan kejadian serupa di lokasi lain.

Selain penindakan hukum, Polresta Banda Aceh juga melakukan langkah pencegahan guna menekan angka pencurian. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli rutin dan pengawasan intensif di kawasan permukiman yang dinilai rawan.

“Kami meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di lokasi perumahan serta pada jam-jam rawan berdasarkan pemetaan pola kejadian,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Perumdam Tirta Daroy T Novizal Aiyub juga menyoroti maraknya pencurian water meter yang merugikan pelanggan. Kasus terbaru terjadi di Dusun Lam Awee, Gampong Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, di mana dua rumah warga dilaporkan kehilangan meteran air.

Akibat pencurian tersebut, air mengalir tanpa kendali hingga menggenangi badan jalan dan halaman Balai Pengajian Ar-Raihan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Aiyub mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan, khususnya terhadap aset pribadi seperti water meter. Ia menegaskan, pencurian meteran air merupakan tanggung jawab pemilik rumah, bukan kewenangan langsung Perumdam.

“Kami hanya bisa mengimbau pelanggan agar lebih peduli terhadap keamanan. Pencurian water meter menjadi urusan pribadi pelanggan yang kehilangan,” kata Aiyub.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

26 Tahun di Rumah Tak Layak, Warga Lhok Gayo Akhirnya Dibantu

Analisaaceh.com, Blangpidie | Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berkolaborasi dengan PT Mon Jambee…

22 jam ago

Wabup Abdya: Dakwah Harus Masuk Media Sosial dan Rangkul Gen Z

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli menutup pelatihan kaderisasi Da’i…

22 jam ago

The Gade Entrepreneur Space Hadir, UMKM Banda Aceh Naik Kelas

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT Pegadaian menghadirkan The Gade Entrepreneur Space di Banda Aceh sebagai…

22 jam ago

Polisi Bongkar Praktik Aborsi di Banda Aceh, Tiga Pelaku Ditangkap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh mengungkap kasus dugaan praktik…

2 hari ago

USK dan PT Himalaya Abadi Jajaki Kerja Sama Pengembangan Industri Kaca dan Edukasi

Universitas Syiah Kuala (USK) menjajaki peluang kerja sama dengan PT Himalaya Abadi dalam pengembangan industri…

3 hari ago

Bidik PORA 2030, Abdya Siapkan Infrastruktur dan Dukungan Masyarakat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon tuan…

3 hari ago