Categories: SUMUT

PT Kim Klarifikasi Soal Limbah yang Bermasalah

Analisaaceh.com, Medan | Akibat hebohnya pemberitaan di beberapa media mengenai limbah di PT Kawasan Industri Modren (KIM). Dalam hal ini pihak PT KIM memberikan klarifikasi terkait limbah tersebut di Hotel Emerald Garden International Jalan Kol. Yos Sudarso No 1 Medan, Sumatra Utara, Kamis (29/8/2019).

Diskusi terkait limbah tersebut dihadiri oleh Sekretaris Direktur PT KIM Erick, Humas PT KIM Endang dan Kepala bidang pengelola limbah (BPL) David serta Bernike Simanjuntak, juga dihadiri Artini Marpaung Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang bersama Staf dan sejumlah media.

Dalam diskusi itu, David selaku Manager Biro Pengendalian Lingkungan PT KIM mengatakan bahwa, PT KIM selaku pihak pengelola limbah dari pabrik yang ada di Kawasan Industri Modren (KIM) senantiasa mengelola limbah cair sesuai baku mutu dan ketentuan yang telah di tetapkan selama 24 Jam.

Sedangkan Bernike Simanjuntak juga mengatakan, bahwa PT KIM hanya berwenang mengelola limbah cair (wash water) dari Perusahaan yang ada di Kawasan Industri Modren (KIM).

“Untuk limbah B 3 pengawasannya bukan PT KIM, melainkan dilakukan oleh pihak yang memberikan perizinan yaitu di perizinan terpadu satu pintu yang ada di Kota Medan, Kabupaten dan Provinsi,” kata Bernike Simanjutak.

Erik juga menjelaskan bahwa di PT KIM terdiri 567 perusahaan. Di antaranya 39 perusahaan yang memproses limbah yang dialirkan ke pusat instalasi air limbah yang ada dimiliki oleh PT KIM.

”Kalau ada pipa instalasi air limbah yang pecah di dalam tanah, kemungkinan itu akibat faktor alam, dikarenakan tanah yang turun akibat truk yang melintas dan pipa yang bocor tersebut cepat diatasi oleh PT KIM, ” ucap Erik.

Pantauan Analisaaceh.com, Jumat (30/8) di lokasi Kawasan industri modren masih banyak terlihat pipa berada di pinggir jalan dan dugaan sementara pipa-pipa tersebut sisa pemasangan instalasi limbah yang belum rampung dikerjakan.

Editor : Nafrizal

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Empat Terpidana Judi Online Dicambuk di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Empat terpidana judi online (judol) menjalin eksekusi cambuk di halaman Kantor Kejaksaan…

14 jam ago

Warga Desak Truk Tronton Tak Lagi Bongkar Muat di Geulumpang Payong Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), mengancam memblokir…

14 jam ago

Diduga Microsleep, Dump Truk Hantam Daihatsu Sigra di Meureubo

Analisaaceh.com, Meulaboh | Mobil dump truck Hino dengan nomor polisi (Nopol) BM 9036 UO menabrak…

2 hari ago

Nenek Diduga Asal Nias Ditemukan Terlantar, Kini Dirawat di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dihebohkan dengan penemuan seorang wanita lanjut…

2 hari ago

LPS Perkuat Kewenangan Penjaminan Polis, Berlaku Paling Lambat 2028

Analisaaceh.com, Sabang | Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendapat kewenangan lebih luas dalam memberikan perlindungan kepada…

2 hari ago

Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SMAN 3 Banda Aceh Naik ke Penyidikan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polresta Banda Aceh meningkatkan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar…

3 hari ago