PT PIM Luncurkan Mobil Komersialisasi Produk

PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) meluncurkan mobil komersialisasi produk sebagai sarana promosi memperkenalkan produk-produk terutama di sektor pupuk non subsidi. Foto: Ist

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Dalam mendukung program komersialisasi produk utama, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) khususnya program Retail Management System (RMS) dan Program Makmur meluncurkan mobil komersialisasi produk sebagai sarana promosi memperkenalkan produk-produk terutama di sektor pupuk non subsidi.

Hal tersebut sebagai solusi pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

“Saat ini kita lebih fokus memasarkan pupuk non subsidi untuk kebutuhan pertanian. Mulai dari pupuk single dan pupuk multi nutrien yaitu pupuk urea dan pupuk NPK serta pupuk Polivit,” kata Maimun selaku SVP Transformasi Bisnis PT PIM dalam keterangan yang diterima Analisaaceh.com, Jum’at (20/5/2022).

Sementara itu guna mendukung transformasi bisnis yang dijalankan, PT PIM memperkenalkan aplikasi Retail Management System (RMS) yang dikembangkan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk memudahkan kios-kios mengelola transaksi dan pendataan stok produknya.

“Sistem digitalisasi ini dapat mempermudah dan mempercepat kios dalam memproses penjualan pupuk, baik retail, komersil maupun pupuk bersubsidi,” jelasnya.

Maimun mengatakan, dengan adanya Mobile Promotion sekaligus alat transportasi komersialisasi pupuk ke kios-kios diharapankan produk PIM lebih dikenal dan dapat bersaing dengan produk pupuk lainnya terutama di wilayah Sumatera Bagian Utara.

“Selama ini PIM mendistribusikan pupuk melalui distributor, lalu distributor menyalurkan ke kios, kios ke petani. Sekarang dengan adanya komersialiasai produk non subsidi ini, harapannya produk dapat langsung tersalurkan ke user atau pengguna,” jelas Maimun.

Sejalan dengan misi perusahaan, pengembangan bisnis yang dilakukan adalah untuk memenuhi kebutuhan petani melalui pupuk non subsidi dan juga pupuk unggulan PIM.

“Dalam Program Makmur yang dijalankan, perusahaan mempersiapkan agronom untuk mendampingi dan membimbing petani sehingga hasil panen dapat meningkat dan kebutuhan pangan nasional terpenuhi,” demikian Maimun.

Editor : Desriadi Hidayat
Rubrik : NEWS
Komentar
Artikulli paraprakWabup Fauzi Yusuf: Harkitnas Tahun ini Jadi Tonggak Kebangkitan dari Pandemi Covid-19
Artikulli tjetërSeorang Cucu di Aceh Barat Tusuk Nenek Kandung dengan Pisau