Categories: NEWS

Puluhan Nelayan di Abdya Terima Bantuan Fiber Box Ikan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak 77 orang nelayan dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menerima bantuan hibah berupa fiber ikan berkapasitas 60 liter dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Bantuan fiber tersebut disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya bersumber anggaran APBK tahun 2024. Penyerahan fiber itu diserahkan langsung oleh Pejabat (Pj) Bupati Abdya, Sunawardi kepada nelayan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten setempat, Kamis (26/9/2024).

Kepala Dinas DKP Abdya, Chalid Hardani mengatakan, nelayan yang menerima bantuan fiber tersebut berasal dari dua kelompok yakni kelompok KUB Tuwi Ujong gampong Padang Panjang Kecamatan Susoh dan KUB Semangat Ujong Manggeng, Kecamatan Manggeng.

“Sebanyak 77 nelayan yang menerima bantuan fiber box ikan dari dua kelompok, yakni kelompok KUB Ujong Tuwi dan kelompok KUB Semangat Ujong Manggeng. Dan bantuan ini sesuai permintaan mereka melalui proposal yang telah kita verifikasi,” kata Chalid Hardani.

Chalid menyebutkan, bantuan tersebut dikhususkan untuk kelompok nelayan kecil (nelayan Robin) yang memenuhi syarat, dan syarat yang harus dipenuhi oleh nelayan penerima bantuan harus memiliki kartu Kusuka (kartu nelayan).

“Kelompok juga harus berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham, terdaftar dalam BPJS ketenagakerjaan dan aktif sebagai nelayan,” ujarnya.

“Bantuan ini kita berikan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan ekonomi nelayan,” tambah Chalid.

Sementara itu, Pj Bupati Abdya, Sunawardi mengungkapkan, para nelayan yang menerima bantuan fiber box ikan tersebut agar dimanfaatkan semaksimal mungkin dan tidak boleh diperjualbelikan.

“Manfaatkan bantuan ini semaksimal mungkin dan tidak boleh dipindah tangankan, apalagi sampai dijual, karena ini ada surat tanda terimanya,” sebut Sunawardi.

Sunawardi mengungkapkan, pemberian dan penyerahan bantuan fiber box ikan tersebut bertujuan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya nelayan. Bahkan, ia mengingatkan kepada para nelayan agar tidak mengawetkan ikan menggunakan bahan-bahan yang dilarang seperti formalin dan obat pengawet lainnya.

“Jangan gunakan formalin untuk mengawetkan ikan, karena itu sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat,” pungkas Sunawardi.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

IMM Abdya Desak Penuntasan Sengketa Lahan dan Dugaan Korupsi PT CA

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak penyelesaian sengketa lahan…

22 jam ago

Demo Sengketa Lahan Ricuh, Massa Pecahkan Kaca Kantor PT CA di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Aksi unjuk rasa ratusan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Seuneubok Lubok…

1 hari ago

BBPOM Aceh Temukan 6.819 Produk Bermasalah di Aceh Besar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan 6.819 produk…

1 hari ago

Motor Scoopy Milik Mahasiswi Digadaikan Berulang Kali, Pria di Banda Aceh Ditangkap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial EPA (45), warga Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, ditangkap…

1 hari ago

Bea Cukai Sita 10,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Aceh Utara

Analisaaceh.com, Aceh Utara | Sebuah kapal motor yang mengangkut sekitar 10,8 juta batang rokok ilegal…

1 hari ago

Ancam Siram Istri dengan Air Keras, Pria di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial NUR (49), warga Desa Setui, Kecamatan Baiturrahman, Banda…

2 hari ago