Categories: BANDA ACEHHukumNEWS

Residivis Sabu Dibekuk di Tambak Udang Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah polisi berbaju preman dari Satresnarkoba Polresta Banda Aceh melakukan penangkapan terhadap salah satu residivis kasus narkoba di tambak udang dalam Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Pelaku berinisial AJI (42) merupakan warga salah satu gampong di Kecamatan Meuraxa yang diringkus pada Kamis malam (18/6). Selain itu juga turut diamankan satu unit sepeda motor Honda Revo inventaris gampong tempat tersangka berdomisili.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatresnarkoba AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos mengatakan, tersangka merupakan target operasi Satresnarkoba Polresta Banda Aceh.

“Saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka AJI, petugas menemukan dua bungkusan bening berisikan narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam jok sepeda motor Honda Revo dengan berat 3,80 gram,” sebut Kasatresnarkoba, Sabtu (20/6/2020).

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di sekitar area tambak dan ditemukan pipa kaca berwarna bening di rerumputan seputaran tambak tempat tersangka diamankan.

Kemudian lanjut AKP Raja Harahap, sabu tersebut diperoleh tersangka AJI dengan cara membeli pada tersangka HER (29) warga Indrapuri Aceh Besar melalui perantara tersangka DS (29) yang juga warga Indrapuri Aceh Besar di pinggir jalan dalam Kecamatan Meuraxa, pada Kamis siang (18/6).

“Kami mencoba menghubungi tersangka DS dengan bujuk rayu tersangka AJI untuk bertemu di seputaran bekas Waterboom, Gampong Pie Kecamatan Meuraxa, setelah pelaksanaan shalat Jumat dan saat itu tersangka DS tiba di lokasi dengan membawa sabu seberat 0,23 gram yang dipesan oleh tersangka AJI, dan kami sebagai petugas langsung menangkap tersangka DS,” tambahnya.

Menurut keterangan terangka DS, ianya memperoleh sabu dari tersangka HER, dan tersangka HER berhasil diamankan di sebuah ruko di salah satu gampong dalam Kecamatan Meuraxa.

Hasil interogasi petugas terhadap tersangka HER, ianya mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut pada hari Rabu (17/6) dari ADUN warga Indrapuri, Aceh Besar yang saat ini telah ditetapkan sebagai DPO, dengan cara membeli senilai Rp 200 ribu per paket.

“Ketiga tersangka saat ini meringkuk di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 114 ayat (1) dari UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun,” pungkasnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : BANDA ACEH
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Sempat Kabur ke Aceh Jaya, Tim Tabur Kejari Aceh Selatan Tangkap DPO Kasus Migas di Tapaktuan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan berhasil menangkap seorang…

2 hari ago

USK dan Badan Keahlian DPR RI Teken MoU, Bahas Penguatan Pengawas Sistem Merit ASN

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik…

2 hari ago

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

3 hari ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

3 hari ago

SBA: Peningkatan Permintaan Sebabkan Stok Semen di Sejumlah Titik Distribusi Cepat Terserap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menyatakan peningkatan permintaan di sejumlah wilayah…

3 hari ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

4 hari ago